Berita Terkini Nasional

Kesaksian Driver Ojol Soal Pelajar Cimahi yang Terjun dari Flyover Pasopati

Cahyadi mengatakan korban sempat ingin dicegah agar tidak melakukan aksinya, namun warga kalah cepat

Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
TEWAS - Seorang pemuda meloncat dari jembatan Pasopati, Kota Bandung, Selasa (10/2/2026) pagi. Petugas PMI melakukan evakuasi untuk dibawa ke RS Sartika Asih 
Ringkasan Berita:
  • Pengemudi ojol, Cahyadi (38), menyaksikan seorang pemuda terjun dari Flyover Pasopati, Bandung, Selasa (10/2/2026) pagi.
  • Korban sempat ingin dicegah, tapi warga kalah cepat.
  • Cahyadi melihat peristiwa itu saat hendak mengantar penumpang dan pulang ke arah Karangsetra.

Tribunlampung.co.id, JabarPengemudi ojek online, Cahyadi (38), menceritakan detik-detik sebelum seorang pemuda tewas melompat dari Flyover Pasopati (Jalan Prof. Mochhtar Kusumaatmadja), Kota Bandung, pada Selasa (10/2/2026) pagi.

Cahyadi mengatakan korban sempat ingin dicegah agar tidak melakukan aksinya, namun warga kalah cepat

Dia menyaksikan peristiwa tersebut saat hendak mengantar penumpang dan hendak pulang ke arah Karangsetra.

"Saya lihat pria itu memarkirkan sepeda motor Honda Beat nopol D 5370 SBP. Tiba-tiba dia naik ke pagar pembatas dan melompat."

"Sempat mau dicegah, tapi tidak sempat karena kejadiannya sangat cepat," ujar Cahyadi di lokasi kejadian dikutip dari Tribun Jabar.

Baca juga: Pariwisata Jadi Andalan, Dispar Pesawaran Bidik PAD Rp 2 Miliar

Menurut Cahyadi, korban mengenakan jaket hitam dan celana katun krem.

"Tubuhnya tinggi kurus. Sebelum melompat, dia sempat berdiri beberapa detik dengan wajah terlihat bingung dan pucat," tambahnya.

Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo, membenarkan peristiwa tersebut.

Berdasarkan identifikasi awal, korban diketahui merupakan seorang pelajar berusia 17 tahun asal Cimahi.

"Kejadian sekitar pukul 07.15 WIB. Korban melompat dari ketinggian sekitar 60 meter. Saat ini kami masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa ponsel korban untuk melihat apakah ada pesan terakhir atau komunikasi tertentu kepada keluarga maupun rekan-rekannya," jelas AKP Bagus Yudo.

Petugas kepolisian segera mengevakuasi jasad korban ke rumah sakit terdekat.

Pihak kepolisian juga mengamankan kendaraan yang ditinggalkan korban di atas jembatan sebagai barang bukti.

Disclaimer/Bantuan: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan serupa. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami tanda-tanda depresi atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, segera hubungi layanan kesehatan mental terdekat atau hubungi Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes RI di nomor 119 (ext 9).

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved