Berita Terkini Nasional

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Pilot Egon Erawan

Isak tangis iringi pemakaman jenazah Pilot Egon Erawan, korban penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan. 

|
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi
PROSESI PEMAKAMAN - Jenazah Pilot Egon Erawan, saat hendak dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir 3, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026) malam. 

Aksi kelompok bersenjata tersebut sontak mengganggu stabilitas keamanan pada area objek vital nasional yang sangat strategis. 

Danrem menegaskan bahwa gugurnya abdi negara juga menjadi duka mendalam bagi jajaran TNI sekaligus peringatan keras akan ancaman teror di wilayah pegunungan. 

Kelompok bersenjata itu menggunakan taktik gerilya untuk mengincar aparat yang sedang berpatroli guna menjaga keselamatan para pekerja tambang.

"Saat ini aparat gabungan telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menutup ruang gerak para pelaku kekerasan itu," tegas Danrem saat dikonfirmasi Rabu sore.

Danrem menjelaskan bahwa insiden kontak tembak ini pecah sekitar pukul 15.15 WIT. 

Serangan mendadak tersebut menyasar anggota Babinsa yang sedang mengamankan wilayah di kilometer 50 (MP 50).

Rekoset tembakan dari arah semak belukar juga menyebabkan luka serius pada bagian kepala karyawan swasta yang berada di dekat lokasi. 

Tim medis militer dikerahkan mengevakuasi seluruh korban menggunakan fasilitas ambulans udara menuju rumah sakit terdekat. 

Korem saat ini sedang mengumpulkan data intelijen guna memastikan identitas kelompok pelaku penyerangan tersebut.

"Akibat penembakan itu anggota Babinsa  Koramil 1710-04/Tembagapura meninggal dunia dan satu orang lainnya luka-luka serta seorang karyawan Freeport juga mengalami luka di kepala," bebernya.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, menegaskan bahwa identitas prajurit yang gugur dalam tugas mulia ini adalah Serka AC.

Serka AC terkena tembakan saat berusaha melindungi area dari gangguan pelaku.

Kawasan Mile 50 hingga Mile 64 di Tembagapura memang dikenal sebagai salah satu titik rawan gangguan keamanan.

Selain Sertu AC, Sertu H mengalami pendarahan pada hidung, juga satu warga sipil HR (Karyawan KPI PT. FI) mengalami luka tembak dan dalam perawatan.

Kapendam XVII/Cenderawasih menekankan bahwa, saat ini aparat keamanan sedang memburu pelaku penembakan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak terkait untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah tersebut,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa TNI akan terus meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik rawan, khususnya di kawasan objek vital nasional, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat dan para pekerja.

Diketahui di hari yang sama sebuah pesawat yang mendarat di Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel Provinsi, Papua Selatan ditembak orang tak dikenal (OTK). 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa mengatakan penembakan terhadap pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik  PT.  Smart Cakrawala Aviation itu terjadi Rabu (11/2/2026). 

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan menerima laporan dari Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan terkait kejadian penembakan terhadap pesawat yang terbang dari menuju ke Danowage/Korowai Batu (DNW) itu. 

Pesawat tersebut dilaporkan membawa 12 penumpang dewasa dan 1 infant serta dua pilot

Pesawat perintis tersebut berangkat pukul 10.38 WIT dari Bandar Udara Tanah Merah. 

Pada pukul 11.05 WIT pesawat mendarat di Bandara Koroway Batu. 

Naas sesaat setelah mendarat pesawat mengalami penembakan oleh OTK.

Hingga saat ini pihak berwajib belum mengungkapkan apakah penembakan di Tembagapura satu rangkaian dengan penembakan di Boven Digoel. 

 

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved