Berita Terkini Nasional

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Pilot Egon Erawan

Isak tangis iringi pemakaman jenazah Pilot Egon Erawan, korban penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan. 

|
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi
PROSESI PEMAKAMAN - Jenazah Pilot Egon Erawan, saat hendak dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir 3, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Isak tangis iringi pemakaman Pilot Egon Erawan, korban penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel.
  • Insiden terjadi Rabu (11/2/2026), dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata.
  • Selain Egon, Baskoro Adi Anggoro juga gugur.

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Isak tangis iringi pemakaman jenazah Pilot Egon Erawan, korban penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan. 

Selain Egon Erawan, Captain Baskoro Adi Anggoro juga gugur dalam insiden serangan yang dilakukan  Kelompok Kriminal Bersenjata, pada Rabu (11/2/2026).

Pemakaman berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir 3, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026) malam.

Melansir Warta Kota, jenazah tiba sekira pukul 19.00 WIB menggunakan ambulans berwarna putih bertuliskan Bandara Soekarno-Hatta. 

Setibanya di TPU, prosesi pemakaman sempat menunggu kedatangan salah satu anggota keluarga yang belum tiba di lokasi.

Baca juga: Nasib Guru SDN Perempuan di Jember yang Telanjangi Muridnya

Sekira pukul 19.08 WIB, anggota keluarga itu tiba dan peti jenazah dikeluarkan dari ambulans untuk selanjutnya dibawa ke liang lahat. Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman.

Saat azan dan iqamah berkumandang usai jenazah dimasukkan ke liang lahat, salah satu anggota keluarga tampak berusaha menahan tangis.

Namun, tangis akhirnya pecah juga setelah liang lahat ditutup dengan tanah.

Jenazah Egon dimakamkan dalam satu liang lahat bersama kedua orang tuanya, tepatnya di Blok AA1 Blad 13.

Sejumlah pelayat turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir, di antaranya mantan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

Lukman terlihat mengenakan pakaian dan peci warna hitam.

Usai prosesi pemakaman, Lukman menyampaikan duka cita dan mengenang sosok almarhum yang merupakan temannya ini sebagai pribadi yang berdedikasi.

“Malam ini alhamdulillah kita baru saja selesai melakukan prosesi pemakaman almarhum Kapten Egon Erawan. Almarhum adalah sosok yang sangat baik dan mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan banyak orang,” ujar Lukman.

Menurut dia, profesi pilot, terlebih yang bertugas di wilayah pedalaman Papua, bukanlah pekerjaan yang sederhana. 

Dibutuhkan keteguhan, ketegaran, kesabaran, serta keberanian dalam menjalankan tugas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved