Berita Internasional
Kapal Perang Iran Diduga Diserang Kapal Selam Misterius di Perairan Sri Lanka
Kapal perang milik Iran dikabarkan tenggelam diduga karena diserang kapal selam misterius saat berada di dekat perairan Sri Lanka.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Colombo - Kapal perang milik Iran dikabarkan tenggelam diduga karena diserang kapal selam misterius saat berada di dekat perairan Sri Lanka.
Angkatan laut Sri Lanka kemudian menyelamatkan 32 orang dari kapal fregat Iris Dena yang berawak 180 orang setelah dilaporkan mengirimkan panggilan darurat Rabu(4/3/2026) pagi ini sekitar 25 mil selatan pelabuhan Galle.
Seorang pejabat pertahanan mengatakan bahwa tim penyelamat terus melakukan pencarian.
"Tetapi kami belum tahu apa yang terjadi pada awak kapal lainnya," ujar Pejabat tersebut.
Masih belum jelas berapa banyak orang yang berada di atas kapal, atau apa penyebab tenggelamnya kapal tersebut.
Baca juga: IRGC Klaim Sudah Tewaskan 100 Prajurit AS, 17 Kapal Perang Iran Hancur
Namun diduga kapal milik Iran itu diserang kapal selam asing.
IRIS Dena merupakan fregat kelas Moudge yang beroperasi dalam Armada Selatan Angkatan Laut Iran.
Hingga kini, otoritas Sri Lanka belum mengonfirmasi apakah kapal perang Iran tersebut benar-benar diserang.
Sebelum insiden tersebut, kapal perang Iran itu diketahui baru saja mengikuti latihan angkatan laut multinasional Milan 2026 serta parade armada yang digelar di Visakhapatnam, India.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran sejak Sabtu.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta 786 orang lainnya, termasuk sejumlah siswi sekolah.
Sebagai balasan, Teheran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat di negara-negara kawasan Teluk, yang menyebabkan sejumlah korban jiwa.
Enam personel militer Amerika Serikat dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.
Klaim Tewaskan 100 Prajurit AS
Memasuki hari kelima perang terbuka Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, kedua kubu saling melancarkan serangan keras berhias klaim-klaim kerusakan yang diterima lawan masing-masing.
Pada Rabu (4/3/2025), Markas besar Garda Revolusi Iran di Khatam al-Anbiya mengklaim kalau serangan Garda Revolusi menargetkan 160 pasukan infanteri AS di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
| Rudal Iran Hantam Kilang Minyak UEA, Pemerintah RI Minta WNI Waspada |
|
|---|
| 2 Kapal Perusak AS Terobos Masuk Teluk Persia, Klaim Sukses Halau Gempuran Iran |
|
|---|
| Serangan Brutal Iran Diklaim Hancurkan Kapal Perang AS, Anak Buah Trump Panik |
|
|---|
| Alasan Trump Setujui Penjualan Senjata ke Negara Sekutu Senilai Rp110 Triliun! |
|
|---|
| Iran Gempur Israel! UEA Cegat Gelombang Rudal dan Drone Pakai Teknologi Laser |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kapal-Perang-Iran-Diduga-Diserang-Kapal-Selam-Misterius-di-Perairan-Sri-Lanka.jpg)