Berita Terkini Nasional

3 Hari Hilang, Pengemudi Speedboat Ditemukan Tewas di Sungai Komering

Pengemudi speedboat yang dilaporkan hilang di Sungai Komering pada Sabtu (21/3/2026) ditemukan meninggal dunia.

Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Istimewa
JENAZAH DITEMUKAN - Setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif, Tim search and rescue (SAR) gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (23/3/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Pengemudi speedboat hilang di Sungai Komering pada Sabtu (21/3/2026)
  • Korban ditemukan meninggal dunia pada Senin (23/3/2026) siang
  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian dan menemukan jasad di pinggir sungai

Tribunlampung.co.id, Sumsel - Pengemudi speedboat yang dilaporkan hilang di Sungai Komering pada Sabtu (21/3/2026) ditemukan meninggal dunia pada Senin (23/3/2026) siang.

Jasad korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di pinggir sungai, wilayah Desa Sejangko, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, sekitar 33 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Sebelumnya, korban dilaporkan telah  tenggelam akibat kecelakaan speedboat di Sungai Komering, tepatnya di wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Disampaikan Kepala Kantor Palembang, Raymond Konstantin operasi SAR yang berlangsung selama beberapa hari melibatkan berbagai unsur gabungan yang menyisir aliran Sungai Komering hingga ke beberapa titik yang berpotensi menjadi lokasi hanyutnya korban.

"Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang beraktivitas di sungai sekitar pukul 10.30 WIB, warga tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada tim yang tengah melakukan pencarian," ungkapnya.

Dilanjutkan, sekitar pukul 11.00 WIB tim SAR gabungan terima informasi korban terlihat mengapung di pinggir sungai di wilayah Desa Sejangko, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir.

Lokasi penemuan berjarak sekitar 33 kilometer dari titik awal kejadian.

"Setelah mendapatkan laporan itu lah Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi," katanya.

Dikatakan kembali, tepat pukul 11.45 WIB, korban berhasil dievakuasi dari pinggir sungai

"Jenazah korban dibawa ke rumah sakit umum daerah Kayuagung penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.

Menurutnya, dengan ditemukan korban maka operasi pencarian resmi dihentikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, baik dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, relawan, maupun masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan," ujarnya.

Dengan berakhirnya operasi pencarian ini, seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.

"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi kami menyatakan ditutup," katanya.

Sebelumnya, berdasarkan informasi warga sekitar lokasi kejadian, korban sempat diingatkan agar berhati-hati karena kondisi sungai saat itu memiliki pusaran air yang cukup kuat.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved