Berita Terkini Nasional

Cemburu Jadi Motif WNA Singapura Dibunuh dan Dicor Semen di Cilacap

Cemburu jadi motif pria WNA asal Singapura dibunuh lalu jasadnya dicor di Cilacap, Jawa Tengah.

Penulis: Reny Fitriani | Editor: Reny Fitriani
TribunJateng/Rayka Diah Setianingrum
MOTIF PEMBUNUHAN - Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengungkapkan motif pembunuhan WNA Singapura di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jumat (28/3/2026).  

Tribunlampung.co.id, Cilacap - Cemburu jadi motif pria WNA Singapura dibunuh lalu jasadnya dicor di Cilacap, Jawa Tengah.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono menjelaskan, bahwa tersangka utama berinisial A alias E yang kini buron diduga menjadi dalang di balik pembunuhan tersebut.

"Motifnya karena cemburu, korban suka dengan pacarnya A alias E yang kini DPO (Daftar Pencarian Orang)," ungkap Budi.

Kasus penemuan mayat yang mengapung di Sungai Citanduy, Cilacap, akhirnya terkuak.

Polisi memastikan korban merupakan warga negara asing asal Singapura yang menjadi korban pembunuhan berencana dengan modus jasad dicor untuk menghilangkan jejak.

Baca Juga Polisi Buru Dalang Pembunuhan Sadis WNA Singapura yang Jasadnya Dicor Lalu Dibuang

Peristiwa ini sebelumnya menghebohkan warga di wilayah Sungai Citanduy, tepatnya di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (20/2/2026).

Korban diketahui berinisial SS (80), seorang pria lanjut usia asal Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang di Jakarta.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buono, mengungkapkan bahwa identitas korban berhasil dipastikan setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian di Jakarta.

“Dari hasil koordinasi, kami menemukan kecocokan antara korban dengan laporan orang hilang di Jakarta,” kata Kapolresta.

 Korban diketahui tinggal bersama keluarganya di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Diketahui, pelaku telah merencanakan aksi ini secara matang. Mereka bahkan menyewa sebuah rumah di wilayah Sukabumi sebagai lokasi eksekusi.

"Tersangka menyewa rumah tersebut baru satu bulan, sudah direncanakan untuk pembunuhan," kata Budi.

Korban diduga diajak ke lokasi tersebut dengan dalih bertemu perempuan yang disukainya, namun justru menjadi korban pembunuhan.

Dalam aksi tersebut, pelaku H berperan sebagai eksekutor yang melakukan kekerasan terhadap korban menggunakan batang bambu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved