Berita Viral

Terkuak Isi Percakapan Dubes Iran dan Jokowi di Solo

Terkuak isi percakapan antara Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
PERCAKAPAN DENGAN IRAN - Presiden ke7 RI, Jokowi di Mapolresta Solo, Rabu (11/2026). Terkuak isi percakapan antara Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dengan Jokowi. 

Ringkasan Berita:
  • Terkuak isi percakapan antara Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026) siang.
  • Boroujerdi rupanya meminta nasihat kepada Jokowi yang memiliki pengalaman memimpin diplomasi Indonesia selama 10 tahun. 
  • Kedubes Iran menyebut Jokowi mendukung rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan dari agresi militer Israel dan AS.

Tribunlampung.co.id, Solo - Terkuak isi percakapan antara Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026) siang.

Boroujerdi rupanya meminta nasihat kepada Jokowi yang memiliki pengalaman memimpin diplomasi Indonesia selama 10 tahun. Ia berharap pandangan Jokowi dapat membantu Iran menghadapi dampak kemanusiaan dan ekonomi akibat perang. 

“Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan kawasan, situasi terkini yang timbul akibat perang yang dipaksakan terhadap Republik Islam Iran, serta dampak kemanusiaan dan ekonomi yang ditimbulkannya,” tulis Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia.

Dalam pernyataan resmi, Kedubes Iran menyebut Jokowi mendukung rakyat Iran dalam mempertahankan kedaulatan dari agresi militer Israel dan AS.

“Beliau juga menyampaikan harapan akan kesehatan, kemenangan, dan kesejahteraan bagi rakyat Iran, serta berharap agar perdamaian, stabilitas, dan ketenangan segera kembali ke kawasan,” kata pihak Kedubes.

Baca juga: Intip Menu yang Disajikan Jokowi Saat Dubes Iran Datang ke Solo

Boroujerdi menekankan hak rakyat Iran untuk membela diri dari serangan Israel dan AS. Ia menegaskan hal ini sesuai dengan hukum internasional. 

Pertemuan ini juga menyoroti pentingnya melanjutkan dialog, memperkuat kerja sama bilateral, dan memperluas hubungan antara Indonesia dan Iran.

Boroujerdi pun sempat membicarakan kondisi terkini, bagaimana perang mengakibatkan korban berjatuhan. Sebab menurutnya presiden sebelum Prabowo Subianto itu menunjukkan dukungan terhadap Iran.

“Saya menyampaikan laporan kondisi terakhir negara kami yang diserang oleh Zionis Israel dan Amerika Serikat. Beliau menyampaikan dukungan terhadap bangsa Iran,” jelasnya.

Ia juga menyatakan belasungkawa atas anggota TNI yang gugur di Lebanon. Mereka bertugas sebagai pasukan perdamaian di tengah kecamuk perang.

“Saya juga dalam kesempatan ini menyatakan belasungkawa atas serangan keji terhadap pasukan perdamaian di Lebanon. Dalam serangan tersebut, tiga prajurit sebagai bagian dari pasukan perdamaian, putra terbaik bangsa ini, harus kehilangan nyawa dan syahid. Beberapa lainnya mengalami cedera akibat serangan Zionis,” jelasnya.

Jokowi mengungkapkan ingin menjaga hubungan diplomatik dengan Iran. Menurutnya menjaga hubungan diplomatik merupakan hal yang penting.

“Intinya kita ingin terus menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Saya kira ini baik untuk ekonomi dan geopolitik,” terangnya.

Salah satu dampak yang dirasakan Indonesia akibat perang yakni terhambatnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) karena pembatasan yang diberlakukan Iran.

Jokowi tak membantah hal ini menjadi topik bahasan. Namun ia enggan mengungkapkan lebih detail, sebab tindak lanjut peristiwa ini merupakan kewenangan pemerintah.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved