Berita Lampung
Perempuan di Lahat Dibunuh dan Dimutilasi Anak Kandungnya
Polisi mengungkap identitas pelaku mutilasi terhadap perempuan lansia berinisial SA (63) di Kabupaten Lahat.
Ringkasan Berita:
- Pelaku mutilasi SA (63) adalah A, anak kandung korban
- Pelaku sudah ditangkap dan diperiksa intensif
- Polisi masih dalami motif dan modus
Tribunlampung.co,id, Lahat - Polisi mengungkap identitas pelaku mutilasi terhadap perempuan lansia berinisial SA (63) di Kabupaten Lahat.
Pelaku adalah pria berinisial A, yang merupakan anak kandung korban sendiri.
Ia diduga melakukan pembunuhan disertai mutilasi sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ridho Pradani memastikan pelaku telah ditangkap dan kini menjalani pemeriksaan intensif.
“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lanjutan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Ridho menegaskan, hubungan pelaku dengan korban menjadi salah satu fakta paling mengejutkan dalam kasus ini.
“Pelaku merupakan anak kandung korban sendiri. Untuk modus dan motif masih terus kami dalami,” tegasnya.
Kasus ini mencuat setelah warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, digemparkan dengan penemuan tiga karung plastik berisi potongan tubuh manusia yang dikubur di kebun milik korban.
Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan keluarga yang tidak melihat korban selama hampir satu pekan.
Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Lahat masih mengumpulkan alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.
“Kami minta masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan,” pungkas Ridho.
Awal Mula Penemuan
Sesosok jasad perempuan ditemukan dalam tiga karung plastik di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Rabu (8/4/2026).
Korban diduga menjadi korban mutilasi dan diketahui berinisial SA (63), seorang ibu rumah tangga warga setempat.
Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat Aiptu Lispono menyampaikan bahwa penemuan jasad itu pertama kali dilaporkan oleh S (49), anak korban.
| Banjir Bandar Lampung, Drainase Tidak Merata dan Ruang Hijau Minim |
|
|---|
| Penampakan Ardito Wijaya Berompi Oranye di Rutan Way Huwi, Besok Jalani Sidang Perdana |
|
|---|
| Rem Blong, Truk Fuso Seruduk Tujuh Mobil di Pesawaran Lampung |
|
|---|
| Bustami Zainudin Sebut Minimnya RTH Jadi Biang Banjir Bandar Lampung |
|
|---|
| Program Desaku Maju di Lampung, Singkong Diolah Jadi Tepung Mocaf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/PELAKU-MUTILASI-AF-pelaku-mutilasi-ibu-kandung-di-kebun.jpg)