Berita Viral
Gadis Muda Tewas Usai Mengeluh Sakit Perut, Polisi Temukan Jasad Bayi di Lemari
JPB (21) ditemukan tewas di sebuah indekos di Perum Pendawa Asri Selasa (7/4/2026) dini hari setelah sempat mengeluh sakit perut.
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- JPB (21) ditemukan tewas di sebuah indekos di Perum Pendawa Asri, Buliang, Batu Aji, Selasa (7/4/2026) dini hari setelah sempat mengeluh sakit perut.
- Korban diduga tewas usai melahirkan bayi laki-laki secara mandiri tanpa bantuan medis lalu alami pendarahan hebat.
- Hal ini dikarenakan polisi menemukan adanya jasad bayi di lemari korban yang tertutup rapat.
Tribunlampung.co.id, Batam - Gadis muda berinisial JPB (21) ditemukan tewas di sebuah indekos di Perum Pendawa Asri, Buliang, Batu Aji, Selasa (7/4/2026) dini hari setelah sempat mengeluh sakit perut.
Kejadiannya berawal saat korban mengeluh sakit perut Senin (6/4/2026) sore. Lalu ia mengirim pesan WhatsApp kepada kawannya, meminta tolong dibelikan obat karena mengalami sakit perut.
Rekan korban sempat menanyakan lebih lanjut terkait kondisi tersebut, namun korban hanya mengeluhkan rasa sakit tanpa penjelasan rinci.
Kemudian malam harinya, korban sulit dihubungi. Sekitar pukul 22.30 WIB, rekan korban mencoba menghubungi korban melalui telepon. Namun, tidak ada respons.
Karena merasa khawatir, rekan korban memutuskan untuk mendatangi kamar kos korban.
Baca juga: Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan di Bak Sampah Palembang, Polisi Buru Pelaku
Sekitar pukul 22.50 WIB, saksi tiba di lokasi dan mendapati pintu kamar nomor 204 yang ditempati korban dalam kondisi sedikit terbuka.
Saat diperiksa, korban tidak ditemukan di dalam kamar. Saksi kemudian mengecek area kamar mandi. Setelah tidak mendapat respons dari salah satu kamar mandi, saksi memanjat pembatas dan melihat ke dalam.
Korban ditemukan dalam posisi terlentang di lantai kamar mandi, hanya mengenakan atasan tanpa celana atau pakaian dalam.
Saksi kemudian memanggil penghuni kos lain dan petugas keamanan. Korban sempat diangkat ke atas kasur sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Graha Hermine.
Korban tiba sekitar pukul 23.40 WIB di rumah sakit. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Sekitar pukul 00.30 WIB, Selasa (7/4/2026), polisi menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan awal.
Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Perkembangan mengejutkan terjadi pada Selasa (7/4/2026) sore. Berdasarkan pengembangan penyelidikan dan keterangan saksi, polisi kembali melakukan pengecekan di kamar kos korban.
Saat memeriksa lemari pakaian, petugas menemukan jasad bayi laki-laki yang terbungkus handuk berwarna biru tua di rak paling bawah lemari dalam kondisi tertutup.
Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Unit Inafis Polresta Barelang. Sekitar pukul 18.00 WIB, jasad bayi dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
| Kesaksian Guru SD Saat Siswa Tertabrak Mobil Kepala Dinas, 'Ada yang Masuk Selokan' |
|
|---|
| Andre Taulany Irit Bicara Soal Dugaan Penganiayaan Erin, 'Takut Jadi Kemana-mana' |
|
|---|
| Sel Eksklusif Rp60 Juta di Lapas Blitar, Tawarkan Jam Malam Lebih Lama |
|
|---|
| Mobil Kepala Dinas Tabrak Rombongan Siswa SD yang Sedang Jajan, 1 Tewas di Tempat |
|
|---|
| Dokter Gadungan Nekat Tindak Pasien, Wajah Korban Bernanah hingga Infeksi Parah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Gadis-Muda-Tewas-Usai-Mengeluh-Sakit-Perut-DI-TOILET-INDEKOS.jpg)