Berita Terkini Nasional
Menkeu Purbaya Pastikan Tak Ada Lagi Beli Motor untuk Program MBG
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan di tahun 2026 ini tidak akan ada lagi pembelian motor untuk Program Makan Bergizi Gratis.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pastikan 2026 tak ada pembelian motor untuk program MBG.
- Pengadaan sebelumnya disebut akibat miskomunikasi dan sudah direncanakan sejak 2025.
- Realisasi motor listrik capai 21.801 unit, belum didistribusikan.
- DPR RI minta penjelasan transparan dari pemerintah. Program MBG tetap jadi prioritas, namun diawasi agar akuntabel.
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan di tahun 2026 ini tidak akan ada lagi pembelian motor untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini diungkap Menkeu Purbaya setelah melakukan penelusuran rencana pengadaan motor untuk operasional MBG, yang belakangan ramai jadi sorotan publik.
"Saya tanya semalam tahun ini ada tidak, enggak ada. Jadi tahun ini tidak ada lagi pembelian," kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Kamis (9/4/2026), dilansir Kompas.com.
Purbaya mengakui, terkait pengadaan motor untuk MBG ini memang sempat ada misskomunikasi internal di pihaknya.
Sebelumnya Purbaya mengaku ingat sudah menolak pengadaan motor untuk MBG itu, tapi ternyata ada sebagian pengadaan yang sudah lolos.
Baca juga: BGN Dapat Harga Murah Motor MBG, Sebut Cuma Rp42 Juta Per Unit
"(Anggaran) tahun lalu itu ada miskomunikasi kali dari anak buah saya ke saya, seingat saya, saya tanya sudah ditolak. Tapi ternyata sebagian sudah sempat lolos," ungkap Purbaya, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.
Selain itu, Purbaya juga menyebut bahwa pengajuan anggaran kemungkinan dilakukan sebelum dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan.
"Mungkin juga sudah diajukan sebelum saya jadi menteri, jadi saya nggak tahu. Tapi nanti kita lihat lagi ke depan, tapi yang jelas ke depan tidak ada lagi," imbuhnya.
Klarifikasi Kepala BGN
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan, pengadaan ribuan motor listrik untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bukan program dadakan.
Dadan menyebut, prosesnya transparan dan akuntabilitas dalam pelaksanaan Program MBG.
Hal ini merespons video sepeda motor berlogo BGN yang viral di media sosial.
Ia menjelaskan, awal mula pengajuan anggaran tersebut.
Pengadaan motor listrik sudah direncanakan dalam anggaran tahun 2025.
“Pengadaan motor listrik itu jadi bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025, bukan program baru yang muncul secara tiba-tiba,” tegas dia di Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Pada akhir tahun 2025, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM) sehingga anggarannya masuk dalam RPATA atau Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran.
| 'Selamat Jalan Nurlaela' Ibu Guru Pendiam yang Setia Naik KRL hingga Akhir Hayat |
|
|---|
| Teror Gigitan Anjing Liar Bikin Resah Warga, 18 Orang Jadi Korban, 1 Balita Tewas |
|
|---|
| Ditinggal Mandi, Balita Tewas Diserang 3 Anjing Liar, Ayah Histeris Peluk Jenazah |
|
|---|
| Lantunan Selawat Iringi Pemakaman Hanum, Korban Kecelakaan Maut KA ABA vs KRL |
|
|---|
| Kesaksian Korban Selamat, Desi Kira Ada Maling, Ternyata Kereta Tabrak Mobil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Rp-200-Triliun-Digelontorkan-Pemerintah-Menkeu-Purbaya-Dirut-Bank-Lagi-Pada-Pusing.jpg)