Berita Viral

Sosok Bripda Nael, Polisi yang Tewas Diduga Dianiaya Senior, Baru 4 Bulan Berdinas

Sosok Bripda Natanael Simanungkalit (20), anggota Direktorat Samapta (DIT Samapta) Polda Kepri yang tewas diduga dianiaya seniornya.

Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
TribunBatam.id
SOSOK BRIPDA NAEL - Bripda Nael semasa hidup. Sosok Bripda Natanael Simanungkalit (20), anggota Direktorat Samapta (DIT Samapta) Polda Kepri yang tewas diduga dianiaya seniornya.  

Ringkasan Berita:
  • Sosok Bripda Natanael Simanungkalit (20), anggota Direktorat Samapta (DIT Samapta) Polda Kepri yang tewas diduga dianiaya seniornya. 
  • Korban merupakan Bintara Samapta angkatan 2025, yang baru lulus pendidikan pada Desember 2025.
  • Dengan demikian, kurang lebih baru empat bulan berdinas. 

Tribunlampung.co.id, BatamSosok Bripda Natanael Simanungkalit (20), anggota Direktorat Samapta (DIT Samapta) Polda Kepri yang tewas diduga dianiaya seniornya. 

Bripda Nael ditemukan tidak bernyawa diduga dianiaya senior di Mess Bintara Polda Kepri pada Senin (13/4/2026) malam.

Korban merupakan Bintara Samapta angkatan 2025, yang baru lulus pendidikan pada Desember 2025. Dengan demikian, kurang lebih baru empat bulan berdinas. 

Sebagai anak kedua dari empat bersaudara, Natanael disebut memiliki kedekatan dengan keluarganya. Dua saudara perempuan dan satu saudara laki-laki, menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil.

Di mata keluarga, Natanael dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Mendiang tidak pernah mencari masalah, dan cenderung menjalani keseharian dengan tenang.

Baca juga: Kejanggalan Kematian Bripda Nael Diduga Dianiaya Senior, Korban Jago Karate

"Nael ini anaknya pendiam, enggak mau buat masalah. Istilahnya anak ini enggak neko-nekolah," kata paman korban, Jefri, ditemui di rumah duka dikutip dari TribunBatam, Selasa (14/4/2026) siang.

Selain dikenal pendiam, Natanael juga memiliki kemampuan di bidang olahraga. Ia disebut cukup mahir dalam bela diri karate.

"Dari SMP ada dia itu belajar karate ya. Jago karate," ujarnya.

Karena itu, keluarga bertanya-tanya atas kejadian yang menimpanya. Menurut Jefri, kecil kemungkinan korban tidak melawan jika hanya berhadapan dengan satu orang.

"Kalau cuma satu orang, enggak mungkin dia enggak bisa ngelawan. Logika kami begitu," katanya.

Di balik itu semua, keluarga kini hanya berharap satu hal. Mereka meminta agar peristiwa yang merenggut nyawa Natanael dapat diusut hingga tuntas.

"Ya tuntaslah, diusut sebagaimana mestinya. Semua pihak yang terlibat dikeluarkan," tegas Jefri.

Korban Tak Hanya Satu

Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto menyebut, adanya dugaan tindak aniaya yang dilakukan senior korban, Bripda AS. 

“Memang terjadi adanya penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota DIT Samapta. Senior korban, Bripda AS,” ujar Eddwi di Gedung Propam. 

Berdasarkan pemeriksaan sementara, terdapat dua anggota muda yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved