Berita Viral

Identitas Jemaah Haji yang Terluka dalam Kecelakaan Bus di Madinah

Identitas jemaah haji yang terluka dalam insiden kecelakaan di Madinah pada 28 April 2026 adalah Sri Sugi Hartini (60).

Tayang:
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
JEMAAH HAJI TERLUKA - Ilustrasi jemaah haji. Identitas jemaah haji yang terluka dalam insiden kecelakaan di Madinah pada 28 April 2026 adalah Sri Sugi Hartini (60). 

Ringkasan Berita:
  • Identitas jemaah haji yang terluka dalam insiden kecelakaan di Madinah pada 28 April 2026 pukul 10.30 Waktu Arab Saudi (WAS) adalah Sri Sugi Hartini (60). 
  • Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi, mengatakan bahwa korban masih menjalani perawatan di RS Al Hayyat Madinah
  • Kemenhaj memastikan bahwa kondisi para jemaah terus dipantau secara intensif dan seluruh kebutuhan medis maupun logistik terpenuhi dengan baik. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Identitas jemaah haji yang terluka dalam insiden kecelakaan di Madinah pada 28 April 2026 pukul 10.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi, mengatakan bahwa nama korban adalah Sri Sugi Hartini (60). 

"Saat ini satu jemaah atas nama Sri Sugi Hartini (60) masih menjalani perawatan di RS Al Hayyat Madinah," ujar Hasan dalam keterangannya dikutip dari Tribunnews, Rabu (29/4/2026).

Diketahui bus yang mengangkut rombongan haji Indonesia dari kelompok terbang SUB-02 dan JKS-01 mengalami kecelakaan

Setidaknya terdapat 7 jemaah JKS-01, 2 jemaah SUB-02, serta 1 pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) mengalami luka ringan.

Baca juga: Rombongan Haji Asal Indonesia Kecelakaan di Madinah, Korban Luka Dilarikan RS

Mereka segera diberi penanganan medis dan pendampingan dari petugas.

Kemenhaj memastikan bahwa kondisi para jemaah terus dipantau secara intensif dan seluruh kebutuhan medis maupun logistik terpenuhi dengan baik. 

"Pendampingan juga dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah selama masa pemulihan," katanya. 

Lebih lanjut, Hasan menegaskan komitmen Kemenhaj dalam menjaga ketertiban dan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk terhadap peran KBIHU di lapangan. 

Ia menekankan pentingnya koordinasi aktif antara KBIHU dan petugas resmi pemerintah.

Naik Haji Pakai Uang Koin 6 Ember

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini jika orang memiliki niat dan mau berusaha. Kalimat tersebut pas untuk Adna Yusri (58) pedagang sayuran yang naik haji.

Warga Dusun Merbau Pendek, Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan ini bisa berangkat haji meski hanya sebagai penjual sayuran.

Ternyata Adna memang mempunyai tekad untuk dapat melaksanakan rukun Islam kelima, sehingga menyisikan sedikit demi sedikit dari penghasilannya.

Adna mulai menabung uang koin mulai dari Rp 500 dan Rp 1000 setiap hari untuk mewujudkan cita-citanya. Uang yang dinilai sangat kecil tersebut ternyata bisa membawa Adna terbang ke Tanah Suci.

Itu berkat ketelatenan dan kesabaran Adna menabung uang receh. Selama kurang lebih 20 tahun Adna mengumpulkan uang receh di dalam ember.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved