Berita Terkini Nasional

Ferdy Sambo Kuliah S2 dari Lapas, Kasubdit Pemasyarakatan: Hak Semua Warga Binaan

Rika Aprianti, membenarkan kabar terkait kegiatan perkuliahan yang dijalani oleh eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo. 

Tayang:
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Istimewa
KABAR FERDY SAMBO - Eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo menjadi sorotan lantaran tiba-tiba memiliki gelar magister atau S2 saat menjalani hukuman atas kasus pembunuhan berencana terhadap anak buahnya, Brigadir Nofriansyah Joshua Hutabarat atau Brigadir J. Foto Ferdy Sambo saat memberikan khutbah di Gereja Oikumene Terang Dunia Lapas Cibinong dalam kegiatan Praise and Worship bertema 'Unchained: A New Creation'. (Ist/Dok Lapas Kelas IIA Cibinong) 
Ringkasan Berita:
  • Ferdy Sambo tercatat kuliah S2 Teologi di STTGGI saat jalani hukuman di Lapas Cibinong.
  • Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pas, Rika Aprianti, membenarkan hal ini dan menyebut semua warga binaan berhak menempuh pendidikan.
  • Program pendidikan berlangsung online, terbuka, dan tanpa perlakuan khusus.

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Kasubdit Kerja Sama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti, membenarkan kabar terkait kegiatan perkuliahan yang dijalani oleh eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo

Menurut Rika, semua warga binaan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan formal, termasuk jenjang magister, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. 

“Begitu juga di Lapas Cibinong, semua warga binaan diberi kesempatan yang sama untuk dapat melanjutkan pendidikan formal, seperti pendidikan kejar paket A, B, dan C yang telah diikuti oleh 88 warga binaan sejak tahun 2024, sampai dengan perguruan tinggi,” ujar Rika saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (15/5/2026).

Rika menjelaskan bahwa Lapas Kelas IIA Cibinong telah menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia (STTGGI), terutama untuk program beasiswa S1 dan S2 Teologi bagi warga binaan beragama nasrani. 

“Salah satu warga binaan yang berminat mengikuti program tersebut adalah Ferdy Sambo. Perkuliahan dilaksanakan secara online dari dalam Lapas Cibinong,” tuturnya. 

Ia menegaskan, pemberian hak pendidikan ini dilakukan secara terbuka dan objektif tanpa perlakuan istimewa bagi warga binaan tertentu.

Menurut Rika, program pendidikan di lapas merupakan bagian dari upaya pembinaan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia agar warga binaan siap kembali berkontribusi positif di masyarakat. 

Ia mencontohkan Lapas Pemuda Tangerang yang telah menerapkan sistem serupa sejak 2019 melalui “kampus kehidupan” yang bekerja sama dengan sejumlah universitas. 

“Bahkan Lapas Pemuda Tangerang telah menghasilkan puluhan sarjana dari dalam lapas,” ungkapnya, menekankan keberhasilan program pendidikan bagi warga binaan sebagai model yang bisa diadaptasi di lapas lain.

Sumber: Tribunnews.com 

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved