Berita Terkini Nasional
2 Remaja Nekat 'Main-main' dengan Ular Weling, Satu Meregang Nyawa
Ibu Umar, Aye (47), mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak mengetahui anaknya digigit ular.
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Bogor – Dua remaja di Kota Bogor menjadi korban gigitan ular berbisa jenis Weling saat bermain-main dengan hewan tersebut di kawasan sawah Landbow, Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Rabu (13/5/2026) dini hari. Insiden ini menewaskan UZS (18) alias Umar dan membuat H (21) kritis, kini dirawat di RS UMMI Bogor.
Ibu Umar, Aye (47), mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak mengetahui anaknya digigit ular.
“Dia kan malamnya nginap. Saya bangunin pagi-pagi untuk antar berkas ke sekolah, tapi kok dia nggak bangun. Matanya nggak melek dan nafasnya sesak,” ujarnya dengan suara bergetar di rumah duka.
Teman Umar kemudian memberi tahu Aye bahwa putranya digigit ular dekat rumah.
“Si Umarnya sendiri yang nyuruh nggak bilang ke saya kalau dia digigit ular,” katanya.
Sebelumnya, Umar sempat terlihat menangis subuh hari.
“Tetangga juga bilang subuh dia nangis. Mungkin nahan sakit setelah digigit ular. Saya tanya kenapa nggak bilang ke saya,” tambah Aye.
Aye langsung membawa Umar ke RS UMMI Bogor, namun pihak rumah sakit menyatakan bahwa obat penawar bisa ular tidak tersedia.
“Dia dirujuk ke rumah sakit lain, tapi bisa ular sudah menyebar. Nyawa Umar tidak tertolong,” katanya.
Menurut Aye, dokter mengonfirmasi kematian Umar saat proses rujukan.
“Waktu dibawa keluar dari RS UMMI, dokter bilang sudah meninggal. Saya pasrah,” ujar Aye.
Umar kini telah dikebumikan, dan keluarga menggelar tahlilan di rumah duka.
Lurah Pasir Jaya, Rizki Dwi Nugraha, menambahkan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat kedua remaja itu sedang nongkrong di sawah Landbow.
“Mereka tidak sengaja melihat ular, tapi ular langsung agresif. Keduanya tidak tahu kalau ular itu berbisa, malah dijadikan mainan,” jelas Rizki.
Setelah digigit, keduanya sempat kembali ke rumah masing-masing sebelum menunjukkan gejala serius seperti pucat dan dehidrasi.
“Infonya, racun baru masuk subuh, baru dibawa ke rumah sakit,” kata Rizki.
sumber: Tribun Bogor
| Ferdy Sambo Kuliah S2 dari Lapas, Kasubdit Pemasyarakatan: Hak Semua Warga Binaan |
|
|---|
| Alvian Maulana Sinaga Divonis Seumur Hidup, Keluarga Korban: Doa Kami Dikabulkan |
|
|---|
| Bocah SD Tewas Tertimpa Patung Hias di Museum, Alami Pendarahan di Hati |
|
|---|
| 4 Anggota Keluarga Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Priok |
|
|---|
| Pengakuan Suami Bunuh Istri dan Mertua, Pernah Lihat Istri Digoda Laki-laki Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KORBAN-Lurah-Pasir-Jaya-Rizki-Dwi-Nugraha-saat-bertakziah.jpg)