Berita Terkini Nasional
Abdul Karim Tewas Ditebas Celurit, Istri Sempat Larang Suaminya Terlibat Carok
Tangisan istri tak mampu menghentikan Abdul Karim pergi carok. Pria itu akhirnya tewas ditebas celurit di kebun sengon di Lumajang.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Di sisi lain, Saniyeh sebenarnya sudah melarang sang suami.
"Pamit ke saya mau carok sama Wasil, saya sudah larang. Saya bilang, kasihan anaknya 2 masih sekolah, belum keluarga. Anak saya kan tiga, yang belum keluarga ada dua," katanya.
Namun, rasa amarah yang sudah memuncak membuat Abdul Karim menutup telinga. Ia menolak mentah-mentah permintaan istrinya dan bersikeras bahwa hatinya sudah bulat untuk berduel.
"Saya larang tidak bisa, bapak tetap berangkat dan bilang kalau hatinya sudah mantap (yakin) untuk carok. Saya pasrah sudah," katanya.
Khawatir dengan keselamatan suaminya, sekitar 30 menit kemudian Saniyeh memutuskan menyusul ke kebun sengon yang menjadi lokasi pertemuan sembari menggendong cucunya. Namun, pemandangan memilukan justru tersaji di depan matanya.
Di tengah kebun sengon, Abdul Karim dan Wasil sudah sama-sama bergelimpangan dan terduduk lemas di tanah menahan sakit.
Keduanya bersimbah darah dengan luka sabetan celurit yang sama-sama parah.
"Itu sudah selesai caroknya, suami saya dan lawannya duduk, sama terluka semua. Tapi suami saya tidak ada yang menolong," kata Saniyeh.
Mencekamnya situasi berubah menjadi petaka fatal ketika tiba-tiba adik kandung Wasil muncul di lokasi kejadian.
Tanpa memedulikan kondisi kedua korban yang sudah tak berdaya, adik Wasil langsung merangsek maju membawa senjata tajam.
Saniyeh yang berdiri dari kejauhan spontan berteriak histeris mencoba menghentikan aksi brutal tersebut.
"Jangan dek, itu sudah sama-sama luka, sama parahnya!" teriak Saniyeh pilu.
Nahas, teriakan itu diabaikan. Adik Wasil secara membabi buta mengayunkan celurit dan membacok bagian belakang kepala Abdul Karim Marzuki hingga korban seketika terkapar tak bernyawa di atas tanah.
Usai melancarkan aksi kejamnya, terduga pelaku langsung melarikan diri.
"Saya tidak tahu namanya siapa, dia langsung lari. Saya terus pulang mau ambil kain gendongan untuk bawa suami saya, tapi pas sampai ke sana lagi ternyata sudah meninggal," katanya.
Terkait kesaksian istri korban mengenai adanya keterlibatan adik Wasil yang melakukan pembacokan fatal di akhir duel, pihak Polres Lumajang menegaskan akan melakukan pendalaman lebih lanjut secara intensif.
Sebab, berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas di lapangan, peristiwa tersebut dilaporkan hanya melibatkan dua orang yang berduel satu lawan satu.
| Persib Juara Liga 1, Dedi Mulyadi Siapkan Bonus Rp1 Miliar dari Hasil Panen Sapi |
|
|---|
| Dua Staf Rombongan Anggota DPR Gus Hilman Tewas dalam Kecelakaan di Tol Paspro |
|
|---|
| 2 Pelajar Tewas Diduga Keracunan Asap Genset saat Listrik Padam di Tanah Datar |
|
|---|
| Ledakan Petasan Hanguskan Tubuh Sarbini dari Kepala hingga Kaki, Warga Panik |
|
|---|
| Pengakuan AS Seusai Bunuh Babay, Jenazah Korban Digantung di Pohon Melinjo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Abdul-Karim-Tewas-Ditebas-Celurit-Istri-Sempat-Larang-Suaminya-Terlibat-Carok.jpg)