Pendidikan
UBL Kembali Kirim Mahasiswa Belajar dan Riset ke Jepang
UBL kembali lepas mahasiswa untuk mengikuti pertukaran mahasiswa ke Jepang lewat program UK-SERP, Jumat (20/2/2026).
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Universitas Bandar Lampung (UBL) kembali melepas mahasiswanya untuk mengikuti pertukaran mahasiswa ke Jepang melalui program University of Kitakyushu Student Exchange Research Program (UK-SERP).
Hal tersebut sebagai bagian dari implementasi kerjasama internasional perguruan tinggi dan penguatan daya saing lulusan di tingkat global.
Kegiatan pelepasan dilaksanakan secara resmi di lingkungan kampus UBL dihadiri Wakil Rektor I UBL Bidang Akademik, Riset dan Inovasi Prof Erry Yulian Triblas Adesta, Ph.D didampingi Ketua Program Studi Arsitektur UBL, Dr. Eng. Haris Murwadi.
Hadir pula dosen pembimbing Dr. Eng. Ar. Fritz Akhmadi Nuzir, M.A. IAI dan Ketua Program Studi Magister Teknik Dr. Sugito, M.T.
Dalam sambutannya mewakili Rektor UBL, Prof Erry menegaskan program ini bukan sekadar agenda akademik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan kepemimpinan global mahasiswa.
“Mahasiswa yang berangkat hari ini tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama keluarga, universitas, dan Indonesia. Mereka harus mampu menjadi duta karakter yang menjunjung tinggi disiplin, integritas, serta profesionalisme di lingkungan internasional,” ungkap Prof Erry, Jumat (20/2/2026).
Selama mengikuti program, mahasiswa akan melaksanakan kegiatan workshop dan seminar internasional, serta melakukan interaksi lintas budaya dengan mahasiswa internasional.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi akademik, kemampuan komunikasi global, serta memperluas wawasan kebangsaan mahasiswa.
Selain aspek akademik, Prof Erry juga menekankan pentingnya pembelajaran nilai dan karakter di Jepang.
Prof Erry mengungkapkan, Jepang dikenal karena reputasinya sebagai salah satu negara maju dengan sistem pendidikan dan budaya kerja yang unggul.
Menurutnya, Jepang dikenal mampu bangkit dan berkembang menjadi kekuatan ekonomi dunia pasca Perang Dunia II melalui penguatan disiplin, etos kerja, inovasi.
"Selain itu juga karena tanggung jawab kolektif masyarakatnya seperti semangat perbaikan berkelanjutan (kaizen), ketangguhan dalam menghadapi tantangan (ganbaru) serta tanggung jawab moral dalam setiap peran yang dijalankan (giri),” tambahnya lagi.
Terpisah, Ketua Program Studi Arsitektur UBL, Dr. Eng. Haris Murwadi, menjelaskan bahwa kegiatan UK-SERP menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Universitas Bandar Lampung dalam memperluas jejaring internasional dan memperkuat eksposur global mahasiswa.
“Tahun ini menjadi tahun ke-10 UBL mengirimkan mahasiswa ke Jepang, tepatnya di The University of Kitakyushu. Selain program belajar dengan skema sandwich program selama satu tahun, kali ini ada empat mahasiswa yang akan berangkat, yaitu Shanaz Rizkyna dan Rani Octavia dari Program Magister Teknik, serta mahasiswa S1 Arsitektur Fauzan Bima Wicaksana dan Feri Anggoro," urainya.
"Mereka akan mengikuti International Design Workshop yang diselenggarakan oleh universitas tersebut dan didukung oleh Japan Student Services Organization (JASSO),” lanjut dia.
| SMA Global Madani Latih Kemampuan Bahasa Inggris Siswa Lewat Coaching Clinic and Talk to Native |
|
|---|
| Kadisdikbud Lampung Apresiasi Prestasi Siswa Baitul Jannah Islamic School di Hari Kartini |
|
|---|
| Prestasi Gemilang! Prodi Ilmu Komunikasi UBL Sabet Akreditasi Unggul |
|
|---|
| Komposisi Baru Pejabat Struktural STKIP PGRI Bandar Lampung Periode 2026–2030, Ini Daftar Namanya |
|
|---|
| Jalani Ramadan di Tengah Musim Dingin Moskow, Dosen UBL Ini Rasakan Makna Baru Puasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/LEPAS-MAHASISWA-UBL-kembali-325.jpg)