Universitas Teknokrat Indonesia

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Terjun di Proyek Strategis, Dukung SDGs

Mahasiswa Teknik Sipil Teknokrat Magang Berdampak di proyek pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Timur yang dikerjakan PT Brantas Abipraya.

Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia
MAGANG BERDAMPAK - Mahasiswa Teknik Sipil Teknokrat Magang Berdampak di proyek pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Timur yang dikerjakan PT Brantas Abipraya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga jadi ruang pembelajaran berharga bagi generasi muda, khususnya mahasiswa teknik. 

Hal inilah yang dilakukan mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia, kampus terbaik di Lampung, melalui program Magang Berdampak yang dilaksanakan di proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Lampung Timur yang dikerjakan PT Brantas Abipraya.

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia akademik dan dunia industri konstruksi.

Melalui magang berdampak, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung di lapangan mengenai bagaimana sebuah proyek konstruksi dijalankan secara profesional.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE, MBA menyampaikan, kegiatan magang berdampak merupakan bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.

Menurutnya, Universitas Teknokrat Indonesia terus mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam pengalaman praktik di dunia industri agar kompetensi yang dimiliki tidak hanya berbasis teori, tetapi juga pengalaman nyata di lapangan.

“Mahasiswa harus mendapatkan pengalaman langsung di proyek nyata agar memiliki kesiapan profesional ketika lulus nanti. Kolaborasi dengan industri menjadi kunci untuk menciptakan lulusan yang unggul dan kompeten,” ujarnya secara tertulis, Senin (9/3/2026).

lihat fotoMAGANG BERDAMPAK - Mahasiswa Teknik Sipil Teknokrat Magang Berdampak di proyek pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Timur yang dikerjakan PT Brantas Abipraya.
MAGANG BERDAMPAK - Mahasiswa Teknik Sipil Teknokrat Magang Berdampak di proyek pembangunan Sekolah Rakyat Lampung Timur yang dikerjakan PT Brantas Abipraya.

Ketua Program Studi S1 Teknik Sipil Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Ir. Lilik Ariyanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng menjelaskan, kegiatan magang berdampak direncanakan berlangsung selama tiga bulan.

Dalam kurun waktu tersebut mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi.

Mahasiswa akan terlibat dalam pengenalan manajemen proyek, pengawasan pekerjaan di lapangan, hingga memahami koordinasi antar pihak yang terlibat dalam proyek seperti kontraktor, konsultan, dan pemasok material.

“Kami ingin mahasiswa benar-benar memahami bagaimana teori yang mereka pelajari di kelas diterapkan secara langsung di lapangan. Pengalaman ini sangat penting untuk membentuk kemampuan teknis dan profesional mereka,” papar dia.

Proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi lokasi magang ini merupakan proyek strategis yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.

Dengan hadirnya fasilitas pendidikan yang memadai, diharapkan kualitas pendidikan masyarakat dapat meningkat serta memberikan kesempatan belajar yang lebih luas bagi generasi muda.

Dalam proyek ini, PT Brantas Abipraya sebagai kontraktor pelaksana memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para profesional yang telah berpengalaman dalam berbagai proyek infrastruktur nasional seperti bendungan, jalan, jembatan, dan bangunan gedung.

Menariknya, proyek pembangunan Sekolah Rakyat ini juga menghadapi tantangan percepatan waktu pembangunan.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved