UIN Raden Intan Lampung
Wujud Kampus Inklusif, Hafidzah Difabel Ikuti Tes UM-PTKIN di UIN RIL
Reni Agustin, salah satu peserta UM-PTKIN di titik lokasi UIN Raden Intan Lampung, merupakan penyandang disabilitas tunanetra.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
Usai mengikuti tes, Reni mengaku memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Saya ingin kuliah karena semua memiliki hak yang sama. Kesetaraan,” ujarnya.
Reni juga memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktor. Ia mengaku terinspirasi oleh gurunya, Dr. Supron Ridisno, M.Pd., yang merupakan penyandang disabilitas tunanetra pertama yang berhasil meraih gelar doktor di UIN RIL.
Dr. Supron menempuh Program Doktor (S3) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) pada Program Pascasarjana UIN RIL.
“Ya, semuanya harus dicoba, dengan berusaha,” kata Reni penuh semangat.
Sebelumnya, pada hari pertama tes UM-PTKIN, terdapat peserta tuna daksa yang mengikuti ujian di UIN Raden Intan Lampung.
Sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh peserta, UIN RIL menyiapkan pendamping khusus bagi peserta difabel selama pelaksanaan ujian berlangsung. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)
| UIN RIL-Pemkab Pringsewu Bahas HAKI Alquran Terjemahan Bahasa Lampung |
|
|---|
| UIN Raden Intan Lampung dan Pegadaian Teken MoU Perkuat Tridarma dan Literasi Keuangan |
|
|---|
| Rektor UIN RIL Tekankan Perkuat Penegakkan Integritas Saat Hadiri Webinar KPK-Kemenag RI |
|
|---|
| UIN RIL Webinar Mitigasi Perubahan Iklim Peringati World Environment Day 2026 |
|
|---|
| UIN RIL Siap Dukung Hari Pers Nasional dan Porwanas 2027 di Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/TES-UM-PTKIN-Reni-Agustin.jpg)