TAG
BRT
-
Faisal Tanjung (33) sopir Bus Rapid Transit (BRT) Bandar Lampung, yang menjadi korban pembacokan sopir angkot sudah diperbolehkan pulang
Minggu, 28 Februari 2016
-
Sebagai tulang punggung keluarga, warga Perumahan Glora Persada Blok J Nomor VII Rajabasa Raya, belum tahu kapan bisa bekerja lagi.
Sabtu, 27 Februari 2016
-
Belum sepekan diberlakukan, perubahan trayek angkutan kota di Bandar Lampung sudah menimbulkan keributan.
Sabtu, 27 Februari 2016
-
Kapolsek Kedaton Komisaris Handak Prakasa Qalbi mengutarakan, petugas sudah mencurigai seseorang, yang diduga sebagai pelaku pembacokan Faisal.
Jumat, 26 Februari 2016
-
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN meneraktir durian ketika singgah di Jalan RA Kartini, Jumat (26/2/2016) sore.
Jumat, 26 Februari 2016
-
Faisal Tanjung, sopir bus rapid transit (BRT), mengatakan, pembacokan terhadap dirinya bermula ketika Faisal mengendarai busnya mencari penumpang.
Jumat, 26 Februari 2016
-
Faisal Tanjung (33), sopir bus rapid trans (BRT) Bandar Lampung dibacok oleh seorang sopir angkutan kota (angkot) jurusan Tanjungkarang-Rajabasa.
Jumat, 26 Februari 2016
-
Idrus menjelaskan, nilai satu unit BRT tersebut sebesar Rp 1,3 miliar. Sehingga, nilai 20 unit BRT diperkirakan mencapai Rp 26 miliar.
Kamis, 21 Januari 2016
-
Pengemudi bus jurusan Rajabasa-Sukaraja itu sangat buruk memberi pelayanan dan kenyamanan kepada penumpang.
Kamis, 7 Januari 2016
-
Sering kali saya turun dari bus trans, kaki saya belum menapak aspal, mobil sudah jalan.
Rabu, 16 Desember 2015
-
Sepertinya sekarang BRT sudah tidak mampu lagi melayani publik karena jumlahnya makin sedikit.
Jumat, 16 Oktober 2015
-
Rencana pemberian subsidi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung (Balam) bagi pengguna bus rapit transit (BRT) dikhawatirkan tidak akan efektif.
Jumat, 12 Juni 2015
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved