TOPIK
Laporan Tribun dari Mekkah
-
Sumardi masih gagah dan kuat saat menjalankan tawaf maupun sai.
-
Disuruh bawa tiker buat wukuf. Kan nanti selama wukuf tinggal di tenda. Katanya, karpetnya itu kotor.
-
Kalau ada yang dehidrasi, kami minta banyak minum. Sebab di Padang Arafah, penanganan kesehatan lebih terbatas.
-
Jamaah haji asal Pringsewu, Busro Daroji (59) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) King Faisal, Rabu (16/9/2015), akibat tidak bisa buang air kecil.
-
Sebanyak 12 orang jamaah asal Lampung diperkirakan melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah, dengan mengikuti safari wukuf.
-
Aneka macam masakan yang ditawarkan mulai dari karedok, nasi goreng, ayam goreng.
-
Di RS, petugasnya bilang dalam bahasa Arab, bapak meninggal dalam kondisi baik. Khusnul khotimah.
-
Terhitung Selasa (15/9/2015), jamaah haji Indonesia di Mekkah sudah tidak mendapatkan jatah makan hingga pelaksanaan ibadah Armina.
-
Safari wukuf adalah kegiatan memperjalankan jamaah haji sakit, yang tidak mampu melaksanakan wukuf sendiri.
-
"Satu hari sebelumnya, tanggal 22 September, jamaah akan mulai diberangkatkan ke Padang Arafah," tutur Wasril
-
Bum!! suara keras itu mengagetkan semua orang, termasuk Iskandar Rudi (43). Meski begitu, ia hanya mampu duduk terdiam di tempatnya
-
Bum!! suara keras itu mengagetkan semua orang, termasuk Iskandar Rudi (43). Meski begitu, ia hanya mampu duduk terdiam di tempatnya
-
Seorang jamaah haji asal Pringsewu, Marsudi Citro Rejo (53) menjalani rawat inap di Rumah Sakit (RS)Syisyah sejak Jumat (11/9/2015) pagi.
-
Dua orang jamaah haji asal Metro sempat dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), Mekkah.
-
Jamaah haji diimbau untuk sementara tidak berangkat ke Masjidil Haram saat sore atau malam hari.
-
Purwanto (55) hampir selesai membaca Surat Alimron saat gerimis mulai membasahi bagian dalam Masjidil Haram, Jumat (11/9/2015) sore.
-
Selesai melaksanakan umrah, Tri Kuncorowati (45) meninggalkan Masjidil Haram menggunakan taksi, Jumat (11/9/2015) sekitar pukul 16.45 Was
-
Sinyal ponsel menghilang pascabadai yang terjadi di Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/9/2015) sore.
-
Biasanya, Rohmat (64) langsung masuk ke dalam Masjidil Haram dan menunggu waktu salat di depan Kabah di lantai satu.
-
Sejak tiba di Mekkah pada Minggu (6/9/2015), Aisyah Zulfa (45) sangat ingin salat di depan Kabah di Lantai satu Masjidil Haram
-
Suryanto (45) mengaku, badai yang terjadi di Mekkah pada Jumat (11/9/2015) sore, merupakan cuaca terburuk di Mekkah.
-
Karena saya belum umrah wajib, maka saya pergi umrah ke Masjidil Haram. Waktu pulang naik taksi, ketemu badai.
-
Ada beberapa rombongan jamaah masih di Masjidil Haram saat kejadian. Tetapi, satu pun tidak ada yang bisa dihubungi.
-
Takut tidak kebagian tempat. Tetapi, ini masih menunggu teman-teman. Mau berangkat bersama.
-
Sebagian jamaah mengaku, tulisan yang dicoretkan berisi doa untuk sanak keluarga.
-
Hujan dengan intensitas cukup deras berlangsung sekitar 10 menit.
-
Hujan dengan intensitas cukup deras turun di Masjidil Haram, Mekkah.
-
Selepas salat Isya di Masjidil Haram, Mekkah, pada Selasa (8/9) malam, Jasrib Sukanta Jarmin (62) memberanikan diri pulang sendiri ke hotel,
-
Sekitar 30 jamaah calhaj Rombongan 9 Kloter 22 JKG mengunjungi Jabal Rahmah, Kamis (10/9) siang.
-
Dua orang jamaah calhaj asal Pringsewu harus dirawat di Poliklinik Sektor 6 Mekkah. Petugas Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kloter 25