TribunLampung/

Dampak Siklon Tropis Dahlia di Kabupaten Selatan Sangat Parah, dari Rumah Hingga Tempat Wisata

Dampak Siklon Tropis Dahlia di Kabupaten Selatan Sangat Parah, dari Rumah Hingga Tempat Wisata

Dampak Siklon Tropis Dahlia di Kabupaten Selatan Sangat Parah, dari Rumah Hingga Tempat Wisata
Kondisi di pesisir Rajabasa 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGSELATAN - Sebanyak 14 rumah warga di Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, yang berada di pesisir pantai rusak parah akibat terkena hantaman ombak dan angin kencang pada Kamis, 30 November 2017 sore.

Baca: Stuntman-nya Bersimbah Darah, Demian Malah Tebar Senyum ke Penonton tapi Ada yang Janggal

Tidak hanya merusak rumah warga, tingginya gelombang juga sempat membuat air laut meluap hingga ke pemukiman warga yang tidak berdekatan dengan bibir pantai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Lampung Selatan, M Darmawan mengatakan tim sudah melakukan langkah tanggap darurat dengan mendirikan tenda untuk tempat pengungsian warga yang rumahnya terkena dampak dari gelombang tinggi.

“Kami juga sudah memberikan bantuan berupa sembako. Karena memang banyak warga yang justru memilih tinggal di rumah kerabatnya,” ujarnya kepada Tribun Lampung, Jumat, 1 Desember 2017.

Tim dari BPBD Lampung Selatan pun telah diperintahkan untuk tetap berada di desa Rangai Tritunggal mengingat kondisi cuaca saat ini masih ekstrem.

Tidak hanya merusak belasan rumah warga di Katibung,tingginya gelombang dan kuatnya tiupan angin juga membuat sekitar 7 rumah warga di Pesisir Kecamatan Rajabasa rusak.

“Tapi untuk yang di pesisir Rajabasa kerusakannya tidak separah rumah warga yang di Rangai. Kami juga sudah menyampaikan bantuan sembako,” kata Darmawan.

Kerusakan juga dialami oleh fasilitas beberapa tempat wisata yang ada di pesisir Kecamatan Rajabasa mulai dari Desa Kunjir hingga Way Muli.

Baca: Kecelakaan Stuntman Demian Aditya Hingga Paru-paru Bocor, Polisi Angkat Bicara

Tapi untuk fasilitas tempat wisata ini pendataannya dilakukan oleh Dinas Parawisata.

Darmawan mengimbau warga yang tinggal di pesisir untuk lebih waspada dan berhati-hati.

Mengingat cuaca ekstrem dampak dari siklon tropis Dahlia ini diperkirakan akan terjadi hingga sepekan kedepan.

“Kami juga meminta kepada warga untuk tidak beraktivitas di pinggir-pinggir laut (pantai) karena gelombang laut saat ini cukup tinggi. Pengelola tempat wisata juga harus menutup sementara,” tandasnya.

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: wakos reza gautama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help