Begal Cilik Beraksi di 6 Lokasi, Waspadai Modus Canggih Komplotan Ini

Komplotan begal cilik patut diwaspadai mengingat modusnya terbilang canggih.

Editor: Safruddin
Grafis/Dodi Kurniawan
ilustrasi begal rampok 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandar Lampung menggulung komplotan pencuri kendaraan bermotor disertai kekerasan (ranmor curas) yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandar Lampung.

Bahkan dari tujuh pelaku yang ditangkap, empat di antaranya masih di bawah umur, yakni AR (17), warga Kota Sepang, Bandar Lampung; AD (17) warga Jl Nyunyai Rajabasa; AN (16) warga Jl Abdul Kadir, Rajabasa; dan AN (17) warga Way Halim, Bandar Lampung.

Kemudian tiga pelaku lainnya adalah Rido Afrizal (21) warga Jl Soekarno Hatta, By Pass; Syamsul Bahri (18) warga Jl Cengkeh, Rajabasa; dan terakhir Rio Fernado (18) warga Gunung Sulah, Sukarame.

Baca: 1 Hari Jelang Pendaftaran Calon Gubernur Lampung, Begini Nasib Ridho Ficardo

 
Selain menangkap pelaku pencurian, polisi juga meringkus satu penadah hasil curian bernama Andi Wijaya (39) warga Tanjung Senang, Bandar Lampung.

Penangkapan tujuh komplotan pencuri tersebut dibenarkan Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono.

"Iya benar, saya sudah dapatkan laporannya dari anggota," kata Murbani saat dikonfirmasi Tribun, Sabtu (6/1/2018).

Tekab 308 Polresta Bandar Lampung masih mengembangkan kasus penangkapan komplotan begal tersebut.

Berdasarkan catatan kepolisian, aksi mereka di Bandar Lampung tercatat sedikitnya 6 TKP bahkan bisa lebih.

Yakni Jalan Padjajaran Jagabaya, Jalan Teuku Umar, depan Makam Pahlawan, Jalan Raden Intan, depan Mall Ramayana, dan daerah Sukarame.

"Iya, TKP mereka banyak dan kasusnya saat ini masih dikembangkan," kata Murbani.

Informasi yang dihimpun Tribun, masing-masing pelaku dibekuk polisi di lokasi yang berbeda pada Jumat (5/1) malam.

Mereka diduga kerap beraksi di dalam Kota Bandar Lampung.

Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita dua unit kendaraan sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul dan sepeda motor jenis Honda Beat.

Dalam beraksi, kawanan begal ini kerap memepet sepeda motor korban, lalu menghentikannya.

Kemudian pelaku menganiaya dan memukul korban, setelah itu mereka merampas dan membawa kabur sepeda motor milik korban.

Terakhir para pelaku beraksi di Jalan Padjajaran, Jagabaya, Bandar Lampung.(rza)
 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved