BERITA DUKA
Almarhum Abdul Kadir Pencetus Program Beasiswa bagi Mahasiswa Tidak Mampu
Profesor ini membangun Unila dengan sangat hebat, bahkan beliau punya nasehat kepada saya, nggak ada guna di sini kalau nggak bisa bangun Lampung
Penulis: hanif mustafa | Editor: soni
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Keluarga besar Universitas Lampung merasa kehilangan atas kepergian Guru besar Fakultas Hukum Universitas Lampung, Abdul Kadir Muhammad, Rabu 14 Februari 2018.
Menurut mantan Rektor Unila, Sugeng Prayitna Harianto, Almarhum dikenal sebagai sosok yang sangat berjasa atas berdirinya Fakultas Hukum Unila.
Baca: Almarhum Abdul Kadir Sempat Terjatuh Empat Bulan Lalu
"Profesor ini membangun Unila dengan sangat hebat, bahkan beliau punya nasehat kepada saya, nggak ada guna kami di sini kalau nggak bisa bangun Lampung," ungkapnya.
Masih kata dia, Almarhum yang mencetuskan adanya program beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu.
Baca: Arinal dan Yusuf kohar Ikut Melayat di Rumah Duka Abdul Kadir Muhammad
"Profesor ini menginginkan mahasiswa tidak mampu harus tetap bisa kuliah, bahkan kalau saya diminta mundur dari jabatan saya kalau tidak bisa berbuat untuk Unila, yang jelas secara pribadi saya kehilangan sosok beliau," tutupnya.
Sementara itu, Dosen Fisip Ary Dharmastuti merasa sangat kehilangan sosok Abdul Kadir Muhammad, yang mana telah banyak memberikan bimbingan kepadanya.
"Pertama kali datang jadi dosen di Unila tahun 1985 saya langsung diajar bhs Inggris secara intensif oleh beliau, hasilnya bisa keliling dunia," ungkapnya.
Ary pun tidak pernah dapat melupakan jasa-jasa Abdul Kadir Muhammad, semua arahan dan bimbingannya.
"Semoga amal ibadah dan ilmu yang telah beliau shodaqohkan kepada para murid beliau dan juga masyarakat lainnya akan menjadi amal yang menemani beliau menghadap Allah swt," tutupnya.