BREAKING NEWS LAMPUNG

Ingin Berdamai, Tapi Keluarga Tetap Ngotot karena Sikap Perawat yang Begini

Pihak keluarga pasien juga sejatinya tidak menginginkan ada aksi saling lapor atau saling mengerahkan massa.

Ingin Berdamai, Tapi Keluarga Tetap Ngotot karena Sikap Perawat yang Begini
Unjuk rasa keluarga pasien RSUAM di DPRD Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kelurga pasien yang terlibat baku hantam dengan perawat Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUAM) ternyata  menginginkan perdamaian di antara mereka. Pihak keluarga pasien juga sejatinya tidak menginginkan ada aksi saling lapor atau saling mengerahkan massa.

Yansori Zaini (51), keluarga pasien yang terlibat pertikaian dengan perawat mengaku hanya berharap bisa berdamai.

Baca: Tiga Kali Beraksi, Pelaku Pencurian Ruma Kos Ini Akhirnya Dibekuk

"Saya hanya ingin berdamai saja, itu saja, tidak ada yang lebih, saya gak ingin berlarut-larut," ungkapnya, Rabu 2 Mei 2018.

Baca: (VIDEO) Unras Hardiknas di DPRD, Pendidikan Kini Ditempatkan sebagai Sektor Jasa

Terkait aksi massa yang digelar untuk membela keluarganya, Yansori mengaku ini sebagai bentuk dukungan terhadapnya.

"Bukan maksud macam-macam, tapi hanya meminta keadilan, jangan berpihak, saya hanya ingin berdamai, tak perlu berlarut-larut," ujar warga Sukarame, Bandar Lampung ini.

Meski demikian, Yansori mengaku sudah melakukan permintaan damai, namun tidak digubris dan ada satu oknum yang meminta tetap proses hukumnya berlanjut.

"Saya dua kali meminta damai, tapi ada dari pihak rumah sakit, saya lupa nama orangnya yang tetap bersikeras untuk meminta proses hukum lanjut, dan tidak ada kata damai," tutupnya.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help