Tanggamus Ditargetkan Jadi Sentra Kopi Nasional

Menurut Bambang, sebenarnya produksi kopi di Tanggamus terus meningkat. Untuk itu, wajar jika Tanggamus menjadi sentra kopi nasional.

Tanggamus Ditargetkan Jadi Sentra Kopi Nasional
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Kunjungan Dirjen Perkebunan Bambang ke Tanggamus. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Tri Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Dirjen Perkebunan Bambang berharap Pemkab Tanggamus terus meningkatkan produktivitas kopi sehingga bisa menjadi sentra kopi nasional.

Hal itu terungkap saat kunjungan Dirjen Perkebunan bersama Kelompok Kerja Pangan Industri Pertanian dan Kehutanan Komite Ekonomi dan Industri Nasional ke Tanggamus, Rabu, 16 Mei 2018.

Menurut Bambang, sebenarnya produksi kopi di Tanggamus terus meningkat. Untuk itu, wajar jika Tanggamus menjadi sentra kopi nasional.

Baca: Pedagang Bunga Ini Terpukul Mengetahui Uang Bersalin dan Perlengkapan Bayi Hangus Terbakar

"Untuk itu, pemerintah daerah ditekankan agar bisa fokus pada lahan pembenihan sesuai dengan teknis dan hasilnya disertifikatkan sebagai produk daerah," ujar Bambang.

Menurut Bambang, ilmu budi daya kopi, teknologi, dan inovasi perlu diterapkan. Penguatan untuk petani melalui subsidi prioritas. Perlu juga koperasi khusus bagi budi daya kopi, minimal 10 desa terfasilitasi satu koperasi.

Asisten II Pemkab Tanggamus Karjiono mendukung target tersebut. Ia berharap Pemprov Lampung dapat memberikan bantuan kepada kelompok tani agar produktivitas berlanjut. 

Baca: Sering Dikira Masjid Al-Aqsa, Inilah Rahasia Seputar Kubah Batu Yerusalem

Kadis Perdagangan Tanggamus Zulfadli berharap kebijakan ekspor hasil industri komoditas kopi ditingkatkan. Hal itulah yang bisa menumbuhkan produktivitas dan meningkatkan nilai jual kopi.  

"Sekarang ini kopi premium harganya Rp 20 ribu-Rp 22 ribu per kg, dan Rp 13 ribu-Rp 14 ribu per kg untuk kopi kualitas asalan. Untuk pasaran kopi, itu sangat rendah. Sedangkan ongkos produksi tinggi. Ini belum sebanding, maka solusinya peningkatan ekspor," ujar Zulfadli. (*) 

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved