BREAKING NEWS LAMPUNG

Jadi Korban Tabrakan Beruntun di Negeri Sakti, Begini Kondisi Dua Pengendara Motor

Sementara Toyota Kijang BE 2049 CP mengalami ringsek di bagian kap mesin, penyok bodi kanan dan bodi kiri.

Jadi Korban Tabrakan Beruntun di Negeri Sakti, Begini Kondisi Dua Pengendara Motor
Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Toyota Kijang yang menjadi korban tabrakan beruntun. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GEDONG TATAAN - Dua dari enam kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalinbar Dusun Menanti Kasih, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Kamis, 24 Mei 2018 adalah sepeda motor.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, dua pengendara motor mengalami luka-luka.

Pengendara sepeda motor Honda Beat BE 6732 RM, Oktiva Risma Wardani (15), warga Desa Berenung, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, mengalami luka lecet di dahi sebelah kanan.

Honda Beat yang menjadi korban tabrakan beruntun.
Honda Beat yang menjadi korban tabrakan beruntun. (Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan)

Baca: Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun di Negeri Sakti

Sedangkan penumpang Honda Supra X BE 4295 J, Marwiyah (60), mengalami luka memar di tangan kanan, luka lecet di tangan kanan, dan luka lecet di kaki. 

Sementara Toyota Kijang BE 2049 CP mengalami ringsek di bagian kap mesin, penyok bodi kanan dan bodi kiri.

Pikap L300 yang menjadi korban tabrakan beruntun.
Pikap L300 yang menjadi korban tabrakan beruntun. (Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan)

Baca: 6 Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Jalinbar Negeri Sakti

Pikap Epass yang menjadi korban tabrakan beruntun.
Pikap Epass yang menjadi korban tabrakan beruntun. (Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan)

Lalu pikap L300 BE 9365 CX mengalami penyok di bagian lampu utama sebelah kiri, dan pikap Espass BE 8250 AL mengalami penyok di bagian depan sebelah kiri. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help