Dua Pelaku Pemerasan di Jalan Lintas Sumatera Dibekuk Polisi

Keduanya berinisial RS (23) warga Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan dan DA

Dua Pelaku Pemerasan di Jalan Lintas Sumatera Dibekuk Polisi

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAYKANAN - Dua tersangka pemerasan diamankan anggota Satreskrim Polres Waykanan, Selasa (21/5). Keduanya  berinisial RS (23) warga Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan dan DA (23) warga Kampung Negeri Baru, Blambangan Umpu, Way Kanan

Kapolres Way Kanan AKBP Doni Wahyudi melalui Kasat Reksrim Polres Way Kanan AKP Yuda Wiranegara mengatakan, tim Tekab 308 Polres Way kanan berhasil mengamankan 2 (dua) pelaku pemerasan di Jalan Lintas Sumatera, Karang umpu, Blambangan umpu, Way Kanan. 

Baca: Live Streaming Liga 1, PSM Makassar Vs Madura United, Saksikan Pukul 20.30 WIB

Tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan pasal 368 KUHP, tentang pemerasan dan ancaman dengan pidana penjara paling lama lama sembilan bulan.‎

Baca: THR Bagi Tenaga THLS, Begini Kata Pemkab Lampung Selatan

Yuda menerangkan penangkapan berawal laporan korban Tugino (49), warga Gunung Sugih, Lampung Tengah, yang mengendarai mobil colt diesel BE 9045 GS dari Lampung Tengah tujuan ke Kota baru Martapura OKU Timur.

Sesampainya di jalinsum Kampung Karang Umpu, Blambangan Umpu Way kanan, Tugino dicegat 2 orang tidak dikenal yang mengendarai motor Honda grand warna hitam dan langsung mengatakan kepada pelapor "kamu harus ikut anggota BN dengan membayar registrasi pendaftaran uang Rp 500.000,' kata Yudsa menirukan ucapan pelaku.

Setelah memberikan uang Rp 500.000, pelaku tersebut menempelkan stiker warna merah dengan tulisan BN di mobil. Kepada korban pelaku mengatakan registrasinya selesan dan korban diperbolehkan jalan.

Akibat kejadian tersebut Tugino menderita kerugian uang Rp 500.000. kemudian Tugino melaporkan kejadian tersebut ke Polres Way Kanan guna penanganan lebih lanjut.

Penulis: anung bayuardi
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help