BREAKING NEWS LAMPUNG

Bukan Hanya 2, Ternyata Densus Tangkap 3 Terduga Teroris di Pringsewu

Sementara In diketahui memilik usaha jual beli motor bekas. Juga di Pekon Waringinsari Barat.

Bukan Hanya 2, Ternyata Densus Tangkap 3 Terduga Teroris di Pringsewu
Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Inilah kediaman terduga teroris Uj yang juga berfungsi sebagai toko obat di Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ternyata, terduga teroris yang ditangkap di Pringsewu bukan hanya dua orang.

Dari informasi yang diperoleh, ada tiga pria yang dijemput Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Polda Lampung dan Polres Tanggamus, Minggu, 3 Juni 2018.

Selain Im (42) dan Uj (43), terduga teroris lainnya berinisial In (37). Ketiganya tercatat sebagai warga Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu.

Baca: Rumahnya Dipasangi Bendera Merah Putih, Reaksi Terduga Teroris Pringsewu Ini Mengejutkan

Kali pertama, Densus menangkap Im dan Uj. Selanjutnya, In juga diciduk.

Im sehari-hari berjualan aneka keripik khas Lampung. Sedangkan Uj membuka usaha toko obat di sebelah Balai Desa Pekon Waringinsari Barat.

Sementara In diketahui memilik usaha jual beli motor bekas. Juga di Pekon Waringinsari Barat.

Saat dikofirmasi terkait penangkapan terduga teroris oleh Densus, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih belum bisa berkomentar.

Baca: Peristri Warga Pringsewu, Dua Terduga Teroris Dikenal Tertutup

"Kalau yang nangkap Densus 88, konfirmasi sama Kepala Divisi Humas Polri saja. Saya belum dapat laporan itu. Saya cek dulu," ujar Sulis.

Sebelumnya diberitakan, Im dan Uj diamankan polisi, Minggu, 3 Juni 2018.

Dalam penggeledahan di kediaman Uj, polisi mengajak Kepala Pekon Waringinsari Barat Woto Siswoyo dan Carik Pekon Waringinsari Barat Sofiyanto.

Dari sana, polisi membawa sejumlah buku.  Diduga, buku-buku itu berisi muatan radikalisme. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help