Lebaran Idul Fitri Jatuh di Hari Jumat, NU-Muhammadiyah Kemungkinan Sama

Lebaran Idul Fitri tahun 2018 ini, kemungkinan besar akan jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018.

Lebaran Idul Fitri Jatuh di Hari Jumat, NU-Muhammadiyah Kemungkinan Sama
(KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN)
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Lampung, Beni Yulianto

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Lebaran Idul Fitri tahun 2018 ini, kemungkinan besar akan jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018.

Muhammadiyah sudah mengumumkan berdasarkan perhitungan hisab (waktu) lebaran jatuh pada hari Jumat. Sementara Nahdlatul Ulama juga memperkirakan Hilal (bisa) terlihat, sehingga lebaran kemungkinan besar di Hari Jumat.

Baca: Ini Dia 5 Inspirasi Dresscode untuk Lebaran Berkesan

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Moh Mukri mengatakan mereka baru akan melihat memastikan hari lebaran Rabu (13/6). Meski demikian, ia memperkirakan tidak ada perbedaan hari lebaran tahun ini.

Baca: Hukum Melaksanakan Puasa Tanpa Sahur

“Insyaallah tidak perbedaan sekarang, tanggal 15 hari Jumat. Kita bersyukur hari lebaran sama, kalau  NU itu kan karena Hilal, ada Ruiyah, penglihatan terhadap bulan. Kalau yang berbeda seperti Muhammadiyah, lebih menekankan pada Hisab, ini kadang beda. Kalau melihat hilal kadarnya berapa derajat, ada wujud Hilal kalau NU"

Baca: Boleh Dicoba, Ini 3 Teknik Pijat Tradisional yang Ampuh Cegah Pegal Saat Mudik

"Kalau bulan masih di bawah, hilal tidak kelihatan, maka NU belum mau, belum lebaran menunggu, digenapkan puasa sampai 30 hari. Ini berbeda karena berdasarkan pendekatan yang berbeda, Hisab berdasarkan hitungan,” jelasnya.

NU sendiri kata dia baru akan melaksanakan Ruiyah  Rabu 13 Juni 2018.

“Rabu besok Ruiyah, para ahli sudah memiliki alat super cannggih, mudah-mudahan tidak tertutup awan, cuaca cerah. Biasanya di Lampugn melihat dari Laut Kalianda, Tanggamus, Lambar. Ada beberapa tiitik biasanya langsung ke laut lepas, atau dari pegunungan, sehingga tahu tenggelamannya matahari,” ujarnya.

“Tetapi insyaallah sama tanun ini, kita tunggu hasil pengumuman pemerintah. Kalau pemerintah itu kan Ulil amri, yang kita taati,” pungkasnya. (ben)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help