Truk Besar Masih Melintasi Bandarjaya Jelang Lebaran, Plt Bupati Geram

Plt Bupati mengimbau kepolisian untuk menindak truk dan kendaraan berat yang melintas di jalur lintas Sumatera bagian tengah.

Truk Besar Masih Melintasi Bandarjaya Jelang Lebaran, Plt Bupati Geram
TRIBUN LAMPUNG/RENY FITRIANI
Kadisnaker Bandar Lampung Loekman Djoyosoemarto 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARJAYA - Masih melintasnya truk dan kendaraan berat di jalur utama Bandarjaya pada H-3 Idul Fitri, membuat geram Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto.
Ia mengimbau kepolisian untuk menindak truk dan kendaraan berat yang melintas di jalur lintas Sumatera bagian tengah.
Loekman beralasan, dengan melintasnya truk dan fuso di kawasan Bandarjaya akan memgakibatkan
kemacetan.Untuk itu, ia mengatakan seharusnya pengendara truk dan fuso dialihkan ke jalur alternatif.
"Ini saya liat masih ada truk dan fuso (melintas). Padahal saat ini kan seharusnya sudah tidak boleh lewat. Saya meminta Polres (Lamteng) untuk berikan teguran atau diberhentikan," ujar Loekman saat meninjau Pos Pelayanan (Posyan) Mudik Bandarjaya, Selasa (12/6).
Kepala Satlantas Polres Lamteng, Ajun Komisaris Adit Priyanto menjelaskan, memang ada larangan kendaraan berat dan fuso tidak boleh melintas di jalur mudik.
Namun, ada yang diperbolehkan yaitu kendaraan berat pengangkut sembako dan BBM (bahan bakar minyak).
"Kendaraan berat sudah tidak boleh (melintas). Tapi untuk pengangkut kebutuhan pokok dan bahan bakar, boleh. Mungkin yang dilihat pak Plt Bupati yang mengangkut BBM dan sembako," terang AKP Adit Priyanto.
Pengamatan di lokasi, memang tampak terlihat fuso dan truk baik bak kosong atau bermuatan masih melintas di jalur utama Jalinteng Bandarjaya.
Polisi di lapangan tampaknya lebih fokus pada penguraian laju kendaraan daripada melakukan pemberhentian truk yang melintas.
Hingga kemarin, tidak ada antrean panjang di sepanjang Jalinteng Gunungsugih-Terbanggi Besar, sejak pagi hingga malam hari.
Hanya kepadatan masih sering terjadi di depan Pasar Bandarjaya Plaza, khususnya pagi dan siang hari.(sam)
Beri Peta
Demi memperlancar laju kendaraan yang melintas dari luar daerah di Jalinteng Lampung Tengah, Polres setempat memberikan peta penunjuk arah, khususnya kepada pengendara roda empat dari luar daerah.
"Kami berikan (peta) panduan, supaya pemudik khususnya roda empat tahu tempat-tempat pos pelayanan dan pengamanan kepolisian di Jalinteng. Selain itu, supaya mereka juga tidak tersesat," kata Kapolres Lampung Tengah AKBP Slamet Wahyudi.
Tak hanya itu, Slamet menjelaskan pihaknya akan memberikan pelayanan optimal untuk memberikan rasa aman kepada pemudik.
Ia menegaskan tak akan sungkan mengambil tindakan tegas kepada pelaku kriminal di wilayah hukum Lampung Tengah.
Dinas Perhubungan Lampung Tengah fokus pada pelayanan pemudik, khususnya yang melintas di jalur-jalur alternatif di kawasan Jalinteng Gunungsugih-Terbanggi Besar.
Mereka memastikan akses alternatif layak dilalui kendaraan.
"Akses menuju jalur alternatif dari Gunung Sugih atau Terbanggi Besar sudah kami perbaiki. Marka dan penunjuk jalan sudah dipasang. Jika sewaktu-waktu ada kemacetan jalur alternatif sangat layak digunakan," kata Plt Kadishub Lamteng, Syukur Kersana.
Syukur mengatakan, ada puluhan petugas dari Dishub, Pol PP yang diperbantukan bersama kepolisian di pos-pos pengamanan di jalur-jalur alternatif mulai dari Seputih Jaya, Poncowati dan Terbanggi Besar.(sam)
POINTER:
- Plt Bupati Lamteng Loekman geram melihat truk masih melintas di jalur mudik
- Loekman meminta polisi menindak truk yang melintas di jalur mudik
- Truk pengangkut sembako dan BBM yang diperbolehkan melintas
- Polisi fokus pada penguraian laju kendaraan
- Belum ada antrean panjang kendaraan di Jalinteng Gunungsugih-Terbanggi Besar
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help