Waspada Fenomena Angin Puting Beliung, Begini Ciri-ciri Awalnya Menurut BMKG

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, peluang angin puting beliung kemungkinan masih dapat terjadi di wilayah Lampung.

Waspada Fenomena Angin Puting Beliung, Begini Ciri-ciri Awalnya Menurut BMKG
tribunlampung
Puting beliung (ilustrasi) 

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Solichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Harianto, peluang angin puting beliung kemungkinan masih dapat terjadi di wilayah Provinsi Lampung.

Kondisi itu terjadi sebenarnya skala lokal sehingga ketika ada pertumbuhan awan masuk ke wilayah Bandar Lampung dan pada saat itu tekanannya rendah.

Baca: Inilah Deretan Foto Putri Diana yang Ditiru oleh Pangeran William dan Kate Middleton, Mirip!

"Memang di wilayah (UIN) itu Kita pantau suhunya sangat lembab dan panas. Sehingga ketika ada awan sibi/komolinggo memasuki wilayah daratan di atas itu dimungkinkan sebelumnya terjadi angin kencang maka terjadi lah puting beliung," terangnya, Rabu (13/6).

Baca: Cek Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kakinya, Kamu yang Mana?

Akan tetapi perlu digaris bawahi, BMKG belum bisa memprediksi datanganya fenomena angin puting beliung maupun kapan terjadinya. Namun, hanya ciri-ciri awalnya saja yang bisa diinformasikan.

Baca: Isi Acara Sahur Baju yang Dikenakan Ayu Ting Ting Jadi Sorotan

Ciri-ciri potensi terjadinya angin puting beliung di antaranya kalau di masyarakat umum biasanya suhu tubuh/cuaca terasa sangat panas sekali tetapi belum tentu semuanya.

"Tapi kita lihat apakah di atas permukaan kita ada awan hitam menjulang ketika di situ panas, ada awan, dan angin agak kencang patut waspada di wilayah itu terjadi angin puting beliung," jelasnya.

Angin puting beliung tersebut skalanya juga lokal luasannya yakni antara hanya 3-5 km saja dan durasi terjadinya hanya dalam waktu 1-3 menit saja.

"Puting beliung biasanya kecepatan angin antara 15-35 knot sangat mendadak dan kencang sekali. Sementara, kalau kondisi normal biasanya kecepatan angin antara 5-10 knot," katanya.

Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang berubah sangat signifikan terutama ketika terjadi angin yang kencang dan di atas awan.

"Karena dimungkinkan bisa terjadi angin puting beliung tetapi yang perlu diwaspadai potensi angin kencang yang mana bisa menyebabkan pohon tumbang," tukasnya. (eka)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help