Mudik Lebaran 2018

Mengecek Stasiun KA Tanjung Karang, Anggota DPD RI Anang Prihantoro Mengecek Bagian Toilet Dulu

Anggota DPD RI memiliki cara yang unik untuk memastikan kelayakan angkutan Lebaran Kereta Api dengan melihat kondisi toilet lebih dulu.

Mengecek Stasiun KA Tanjung Karang, Anggota DPD RI Anang Prihantoro Mengecek Bagian Toilet Dulu
tribunlampung/hanif mustafa
Anggota DPD RI Anang Prihantoro saat mengecek di Stasiun KA Tanjung Karang 
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) memiliki cara yang unik untuk memastikan kelayakan angkutan lebaran Kereta Api dengan melihat kondisi toilet terlebih dahulu.
Anggota DPD / Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) RI Perwakilan Provinsi Lampung Anang Prihantoro mengaku melihat kondisi toilet terlebih dahulu untuk mengukur ketertiban penyelenggaraan angkutan Lebaran di Stasiun Tanjung Karang.
"Saya ini sebenarnya gak tahu (kenapa harus toilet), tapi saya ingin mengukur ketertiban dari toilet, kalau toiletnya gak bagus jangan harap yang lain-lain (seperti pelayanan) bisa bagus," ungkapnya, Senin 18 Juni 2018.
Menurutnya toilet menjadi tempat yang paling memungkinkan untuk pembuangan sesuatu kotoran.
"Kalau tempat itu bersih saya yakin ditempat lain bersih, dan saya lihat sudah bagus, walau bagus saya mohon jangan itu anggap itu cukup, tapi harus tetap dijaga secara keseluruhan baik pelayanannya sehingga orang nyaman," jelasnya.
Anang menuturkan, sebagai anggota DPD RI di Komite II yang membidangi infrastruktur dan jalan raya, sudah selayaknya ia mengawasi pengadaan angkutan Lebaran.
"Saya sebagai wakil warga Lampung tentu ingin memastikan apakah pelayanan negara terhadap masyarakat dengan moda kereta api seperti apa, sudah nyaman atau tidak," ujarnya.
Anang mengatakan, bertolak kebelakang kereta api dianggap transportasi yang kumuh ribet dan tidak aman.
"Tapi terakhir ini, dengan adanya revolusi, PT KAI bisa menunjukkan tata tertib yang luar biasa, tapi kalau dicari kurangnya ada, namun masyarakat secara umum puas aman nyaman pasti murah," tutupnya. (*)
Penulis: hanif mustafa
Editor: teguh_prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved