PN Tanjungkarang Mulai Dipadati Bacaleg

Namun, Ali senang karena pengurusan surat keterangan tidak pernah dipidana tidak dipungut biaya.

PN Tanjungkarang Mulai Dipadati Bacaleg
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Sejumlah bacaleg mengantre pengurusan surat keterangan tidak pernah dipidana di PN Tanjungkarang, Kamis, 12 Juli 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang mulai dipadati warga. Mereka ingin mengurus surat keterangan tidak pernah dipidana sebagai salah satu syarat pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg).

Akibatnya, proses pelayanan semakin panjang. Sejumlah warga pun mengeluhkan kondisi ini.

Salah satunya Ali Usman (36), kader PBB dari Dapil 4 Lampung Selatan.

"Iya ini, saya sudah tiga hari. Dari hari Selasa, dan baru hari Kamis ini jadi," ungkapnya, Kamis, 12 Juli 2018.

Baca: 11 Calon DPD RI Belum Lengkapi Berkas, Ditenggat Sampai 24 Juli

Ali menyadari proses makin lama lantaran banyak yang mengajukan dokumen serupa.

"Ya kendala cuma antrean. Mungkin karena banyak yang bikin. Saya aja ini dapat nomor 874," aku pria yang ingin mencalon di DPRD Lamsel ini.

Namun, Ali senang karena pengurusan surat keterangan tidak pernah dipidana tidak dipungut biaya. "Kalau biaya gak ada, gratis. Ya syaratnya cukup akta, SKCK, dan KTP," tuturnya.

Amarudin (47), bacaleg DPRD Provinsi Lampung dari Dapil 3 (Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat), mengaku hanya mengajukan legalisir. 

Baca: DPO Curas Terciduk Sedang Pesta Miras di Acara Kuda Lumping

"Kalau saya sudah sejak bulan April ngurus surat. Ini kurang legalisirnya karena kemarin suratnya selip," ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Amarudin mengakui saat ini memang cukup banyak yang mengajukan permohonan surat keterangan tidak pernah dipidana. "Ya antreannya cukup panjang ini," sebutnya.

Dari pantauan Tribun, puluhan warga mengantre untuk mengajukan permohonan surat keterangan tidak pernah dipidana. Ada pula yang diwakilkan oleh orang lain alias tidak mengurus sendiri. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help