Hati-hati, Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Pesisir Barat Lampung

Kepala Stasiun BMKG Maritim Lampung, Sugiyono mengatakan potensi gelombang tinggi mencapai 4-6 meter berpotensi terjadi di perairan barat Sumatera.

Hati-hati, Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Pesisir Barat Lampung
Tribunlampung/Tri
Ilustrasi - Gelombang tinggi di kota agung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL - Kepala Stasiun BMKG Maritim Lampung, Sugiyono mengatakan potensi gelombang tinggi mencapai 4-6 meter berpotensi terjadi di perairan barat Sumatera. Termasuk wilayah pesisir Barat Lampung dan selat Sunda bagian selatan.

Baca: Di Ambang Cerai, Nikita Mirzani: Dipo Latief Bertemannya Sama Anak Usia 20 an

Karenanya ia meminta para nelayan untuk mewaspadai kecepatan angin yang melebihi 15 knot dan ketinggian gelombang 1,25 meter. Sedangkan untuk kapal tongkat perlu mewaspadai kecepatan angin yang melebihi 16 knot dan ketinggian gelombang melebihi 1,5 meter.

Baca: Link Pengumuman Hasil Seleksi Ujian Mandiri Unair

“Untuk kapal ferry perlu mewaspadai kecepatan angin yang melebihi 21 knot dan ketinggian gelombang melebihi 2,5 meter,” terang dirinya kepada tribun, kamis (17/7).

Sedangkan untuk kapal besar seperti kapal kargo, kata Sugiyono, perlu mewaspadai kecepatan angin yang melebihi 27 knot dan gelombang yang melebihi 4 meter.

Khusus untuk para nelayan yang wilayahnya masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi memiliki gelombang dengan tinggi 4-6 meter, seperti di pesisir barang Lampung, imbuhnya, perlu untuk mempertimbangkan untuk tidak melaut terlebih dahulu.

Terkait dengan penyeberangan ferry lintasan Selat Sunda dari Pelabuhan Bakauheni – Merak, Banten. Menurut Sugiyono, untuk selat Sunda Utara relatif aman. Hanya saja yang perlu diwaspadai pada selat sunda bagian selatan di daerah dekat ujung Kulon dan perairan barat Lampung.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help