Kristianingsih Sempat Galau Soal Belum Adanya Sertifikat Halal Imunisasi Campak Rubella
"Iya soalnya info yang beredar seperti di media sosial (medsos) kan kenceng mas, katanya belum ada sertifikat halalnya"
Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Reny Fitriani
Lapora Reporter Tribun Lampung Eka Ahmad Solcihin
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Salah satu orangtua siswa di SMPN 7 Bandar Lampung, Kristianingsih menyatakan sempat mengalami keraguan saat sang anak akan diberikan imunisasi MR di sekolah tersebut.
"Iya soalnya info yang beredar seperti di media sosial (medsos) kan kenceng mas, katanya belum ada sertifikat halalnya. Ya galau sih waktu itu bahkan saya sempet WA teman saya juga," ungkapnya, Kamis (2/8).
Baca: Imunisasi Campak Rubella, Guru SMPN 7: Mayoritas Orangtua Siswa Mengizinkan
"Mungkin juga berita itu hanya berita hoax, tapi yang membuat saya yakin adalah pemerintah kan lebih paham terkait program itu dan masa pemerintah mau menyesatkan masyarakatnya, kan inginnya yang terbaik buat generasi bangsa,"
Oleh karenanya, ia tidak mempersoalkan jika anaknya yang bersekolah di SMPN 7 Bandar Lampung tersebut diberikan juga imunisasi MR.
Baca: Awas, Nekat Lakukan Kiki Challenge Terancam Denda Rp 750 Ribu
"Ya setuju tentunya, walaupun sempat galau. Namanya pemerintah sudah barang tentu lebih paham dan Saya rasa jamannya sudah banyak virus maka perlu divaksin," tuturnya.
Namun sang anak, Prasetyo yang duduk di kelas 8 untuk saat ini belum bisa diberikan imunisasi MR karena kondisi kesehatannya yang belum fit. "Ya hari ini belum diberi soalnya lagi demam kena batuk pilek. Tapi kemungkinan nanti ada jadwal susulan," jelasnya.
Pemerintah dalam persoalan ini, sambungnya, harus mempertegas juga terkait informasi yang valid seperti apa. "Ya supaya masyarakat gak bimbang. Soalnya ada isu simpang siur ketika akan dilaksanakan program vaksin itu," tandasnya. (eka)