Cemburu, Saling Pelotot, Karyawan Geprek Bensu Pukuli Driver Ojek Online

Saat dikonfirmasi, Kharisma sendiri mengaku tidak ada hubungan spesial dengan Lutfi ataupun Alvin Huda.

Cemburu, Saling Pelotot, Karyawan Geprek Bensu Pukuli Driver Ojek Online
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Owner Geprek Bensu Novia Ramalina (tengah) dan Manajer Geprek Bensu Cabang Koga Rusman menggelar konferensi pers, Minggu, 12 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Api cemburu diduga menjadi pemicu terjadinya pengeroyokan yang dialami Lutfi, driver ojek online.

Hal itu diungkapkan salah satu owner Geprek Bensu Novia Ramalina. Novia mendapatkan keterangan dari Lutfi saat menjenguk di RSUAM.

"Saya lihat di berita bahwa (Lutfi) patah tulang dan tak sadarkan diri. Ternyata keadaan tidak sesuai dengan kabar yang viral. Dia gak ada apa-apa. Dan saya tanyakan, apakah ada kenal dengan orang pegawai kami," kata Novia saat menggelar konferensi pers, Minggu, 12 Agustus 2018.

Masih kata dia, ternyata Lutfi mengenal salah satu karyawan Geprek Bensu cabang Koga bagian dapur. Namanya Kharisma.

"Ternyata dia kenal Kharisma. Dan saya konfirmasi apakah Kharisma ini ada hubungan? Ternyata (Lutfi) cuma senyum. Saya pikir pasti ada hubungan. Dan saya tanyakan Lutfi, katanya memang ada yang spesial dengan Kharisma," katanya.

Baca: Karyawan Geprek Bensu dan Driver Ojek Online Damai

Untuk itu, Novita menegaskan bahwa pertikaian ini tidak ada kaitanya dengan pelayanan di rumah makannya. Melainkan karena masalah pribadi.

"Tapi ini karena masalah pribadi. Jadi tidak ada kaitannya dengan pelayanan," tandasnya.

Saat dikonfirmasi, Kharisma sendiri mengaku tidak ada hubungan spesial dengan Lutfi ataupun Alvin Huda.

"Keduanya itu temen. Masalah suka, saya gak tahu. Awalnya memang gara-gata lirik-lirikan. Tapi, kalau masalah cemburu, saya gak tahu. Karena keduanya juga gak ngaku kalau memang cemburu," jawabnya sembari tersipu malu.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help