Masa Imunisasi MR di Sekolah Selesai, Ini 10 Sekolah di Tanggamus yang Minta Penundaan
Dinas Kesehatan Tanggamus mengakhiri pelaksanaan imunisasi massal rubella di sekolah. Sampai saat ini ada 10 sekolah masih minta penundaan.
Penulis: Tri Yulianto | Editor: Reny Fitriani
Laporan wartawan Tribun Lampung Tri Yulianto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Dinas Kesehatan Tanggamus mengakhiri pelaksanaan imunisasi massal rubella di sekolah. Sampai saat ini ada 10 sekolah masih minta penundaan.
Menurut Bambang Sutedjo, Kasi Surveillance dan Imunisasi, sebab semula ada 14 sekolah yang minta penundaan sampai keluarnya keputusan dari MUI.
Baca: BERITA FOTO: Pohon Tumbang Timpa Gazebo di Jalan Pangeran Emir M Noer
Setelah fatwa MUI keluar dan vaksin rubella dinyatakan mubah karena tidak ada bahan lainnya. Maka empat sekolah bersedia diadakan imunisasi terhadap siswanya. Sedangkan bagi sekolah lainnya Diskes Tanggamus tidak paksakan.
Kesepuluh sekolah itu ada di Kecamatan Talang Padang empat sekolah, Gunung Alip satu sekolah, Wonosobo tiga sekolah, Kota Agung satu sekolah, Sumber Rejo satu sekolah. Tingkatan sekolah dari PAUD sampai setingkat SMP.
Baca: Ridwan Kamil Unggah Foto Warga Lombok Sholat di Rumah Roboh, Netizen Terharu
"Untuk selanjutnya kami masih tunggu saja, pastinya imunisasi di sekokah selesai dilanjutkan ke sasaran di posyandu," terang Bambang, Jumat 31 Agustus 2018.
Sasaran sekolah di Tanggamus yang diadakan imunisasi rubella sebanyak 1.052 sekolah, terdiri dari PAUD 334 tempat, TK 125 tempat, SD 467 sekolah, SMP 128 sekolah. Sekolah itu berstatus negeri maupun swasta.
Bambang mengaku selama imunisasi di sekolah dari laporan terakhir tercapai 96.842 anak dari target 158.373 atau persentasenya 60,82 persen. Jumlah itu gabungan dari anak yang sekolah di tingkatan PAUD, TK, SD, SMP.
"Selama ini Diskes Tanggamus sudah lakukan pendekatan persuasif melibatkan lintas sektor, kepada institusi sekolah dan masyarakat yang menolak dan juga evaluasi pelaksanaan," kata Bambang. (Tri Yulianto)