Tribun Tulangbawang Barat

Bawa Senpi Rakitan, Pelaku Curas Enam TKP di Tuba Barat Diringkus Polisi

Polsek Tulangbawang Tengah (TbT) menangkap HK (27), warga Lampung Utara yang membawa dan menguasai senpi rakitan jenis revolver secara ilegal.

Bawa Senpi Rakitan, Pelaku Curas Enam TKP di Tuba Barat Diringkus Polisi
Tribunlampung/Endra
Pelaku curas enam TKP dibekuk. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Polsek Tulangbawang Tengah (TbT) menangkap HK (27), warga Lampung Utara yang membawa dan menguasai senpi (senjata api) rakitan jenis revolver secara ilegal.

Kapolsek TbT Kompol Zulfikar M, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, pelaku ditangkap Jumat (2/11) sekitar pukul 10.00 WIB, di Tiyuh Tunas Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat.

Baca: Sedia Payung, Sebagian Besar Wilayah Lampung Minggu 4 November Bakal Diguyur Hujan

“HK merupakan warga Desa Banjar Negeri, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara,” terang Kompol Zulfikar, Minggu (04/11).

Penangkapan HK merujuk informasi dari masyarakat yang curiga melihat gerak gerik pelaku bersama rekannya di Tiyuh Tunas Asri.

Berbekal informasi tersebut polisi langsung bergerak yang selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap HK.

"Nah saat digeledah itu di dalam tas polo moto warna hitam ditemukan barang bukti senpi rakitan jenis revolver, sajam (senjata tajam) dan kunci letter T," papar Zulfikar.

Adapun rekan HK berinisial D  berhasil kabur saat melihat kedatangan petugas.

"D masuk DPO dan masih dalam pengejaran," sambung Zulfikar.

Dari hasil keterangan HK kepada petugas, tersangka mengaku telah melakukan enam kali tindak pidana curas (pencurian dengan kekerasan) dan curat (pencurian dengan pemberatan) dengan sasaran kendaraan bermotor di wilayah Tumijajar dan Tulangbawang Tengah.

“Dua kali curas dengan TKP (tempat kejadian perkara) di Tiyuh Panaragan, 1 kali curat dengan TKP di Tiyuh Tunas Asri dan 3 kali curat dengan TKP di Tiyuh Gunung Timbul,” beber Zulfikar.

Kapolsek menambahkan, dari tangan pelaku berhasil disita barang bukti berupa tas merk polo moto warna hitam, senpi rakitan jenis revolver warna silver dengan gagang berwarna hijau, 5 butir amunisi aktif call 9 mm, sajam jenis pisau garpu dengan panjang 21,5 cm dan alat kunci beserta kunci letter T.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek TbT dan akan dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 tentang larangan kepemilikan senpi illegal"

"Dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun," tandas mantan Kasatnarkob Polres Tulangbawang ini. (endra)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved