Tribun Lampung Selatan

Petani di Palas Berharap Luapan Banjir Tidak Rusak Tanaman Padi

Para petani di kecamatan Palas berharap rendaman banjir yang sempat menggenangi tanaman padi warga di beberapa desa, tidak rusak.

Petani di Palas Berharap Luapan Banjir Tidak Rusak Tanaman Padi
Tribunlampung/Dedi
Sawah di Palas terendam banjir 

Laporan Wartwan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL – Para petani di kecamatan Palas berharap rendaman banjir yang sempat menggenangi tanaman padi warga di beberapa desa, tidak rusak.

Pasalnya meski sudah mulai surut. Tetapi di beberapa titik masih terlihat tanaman padi yang terendam luapan air.

“Semoga saja tanaman padi yang sudah akan panen tidak rusak. Biasanya kalau tidak sampai lebih dari 3 hari masih aman,” terang Yano, salah seorang petani di Rantau Makmur, minggu (2/12).

Berkat Ini, Satu Pelaku Pencurian Laptop di SMPN 7 Kotabumi Akhirnya Diringkus

Belasan Polwan Cantik Turun Lapangan Jaga Car Free Day di Tugu Adipura

Sementara itu petani jagung di Penengahan yang tanamannya sempat tersapu luapan air hanya bisa pasrah. Pasalnya tanaman jagung petani yang baru tanam terancam rusak.

“Kita lihat nanti. Kalau rusak terpaksa kita tanam ulang,” terang Antok, salah seorang petani jagung yang tanaman jagungnya sempat tersapu luapan banjir.

Siang ini sebagian wilayah kecamatan Palas dan Penengahan diselimuti mendung ringan.

Pada sabtu (1/12) kemarin banjir akibat luapan air setelah hujan deras mengguyur sejak dini hari sempat menggenangi ratusan rumah warga dan lahan tanaman jagung petani di Penengahan dan tanaman padi di palas. (dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved