Tribun Lampung Selatan

Tersapu Banjir, 15 Hektare Sawah di Palas Puso

Sekitar 15 hektare tanaman padi di kecamatan Palas yang sudah siap panen dipastikan rusak.

Tersapu Banjir, 15 Hektare Sawah di Palas Puso
Tribunlampung/Dedi
Sawah di Palas terendam banjir 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL – Sekitar 15 hektare tanaman padi di kecamatan Palas yang sudah siap panen dipastikan rusak. Tanaman padi ini pada sabtu (1/12) kemarin tersapu banjir.

Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Lampung Selatan, Mugiono mengatakan total lahan sawah yang terendam banjir sekitar 175 hektar. Sebagian tanaman padi sudah dipanen oleh petani.

“Kalau yang rusak dan puso (gagal panen) ada 15 hektaran. Selebihnya masih bisa terselamatkan. Karena banjir cepat surut,” terang dirinya kepada tribun, senin (3/12).

Gerbong Babaranjang Ambles di KM 168 Jalur Blambangan Umpu-Giham, Way Kanan

Cuma Selang 10 Menit, Motor Miftahul yang Terpakir di Pinggir Sungai Raib Dicuri

Menurut dirinya tanaman pagi yang rusak tersebut karena tersapu arus saat luapan banjir pada sabtu (1/12) kemarin. Sementara sawah lainnya hanya terendam banjir. Karenanya, begitu luapan air surut tanaman padi masih bisa terselamatkan.

Luapan banjir yang terjadi di desa Sukaraja dan Sukamulya di kecamatan Palas pada sabtu akhir pekan kemarin karena luapan sungai Way Pisang. Ini terjadi setelah hujan deras mengguyur hulu sungai di kecamatan Penengahan.

“Memang untuk wilayah Palas, areal persawahannya rawan banjir. Hampir setiap tahun saat musim penghujan selalu terjadi luapan banjir,” terang dirinya.

Seperti diketahui luapan banjir yang terjadi pada sabtu (1/12) akhir pekan kemarin tidak hanya merendam ratusan rumah di 10 desa di kecamatan Penengahan. Tetapi juga merendam puluhan hektar tanaman padi siap panen di kecamatan Palas.

Petani pun hanya bisa pasrah. Karena bila luapan air merendam lebih dari 3 hari, dipastikan tanaman padi yang siap panen akan rusak. Namun dua hari terakhir luapan banjir mulai surut.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved