Caleg Jadi Penyumbang Terbesar Dana Kampanye Partai Golkar

Berdasarkan data LPSDK yang dirilis KPU Provinsi Lampung, partai besutan SBY itu memiliki saldo Rp 189.073, di atasnya adalah PKP

Caleg Jadi Penyumbang Terbesar Dana Kampanye Partai Golkar
GrafisTribunlampung/Dodi
Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019 

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Partai Gerindra tercatat memiliki dana kampanye terbesar sebagai peserta pemilu tahun 2019 tingkat Provinsi Lampung. Ini berdasarkan data Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) yang dirilis KPU Provinsi Lampung.

Partai berlambang burung Garuda tersebut memiliki dana kampanye sebesar Rp 2, 1 miliar. Kemudian Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di urutan kedua dengan saldo Rp 1,7 miliar, Partai Golkar di posisi ketiga dengan saldo kampanye sebesar Rp 1,1 miliar.

Bawaslu Imbau Copot APK Pemilu Sebelum 24 Desember

Untuk partai dengan dana kampanye terkecil adalah Partai Demokrat. Berdasarkan data LPSDK yang dirilis KPU Provinsi Lampung, partai besutan SBY itu memiliki saldo Rp 189.073, di atasnya adalah PKPI dengan saldodana kampanye sebesar Rp 10 Juta, dan di atasnya adalah Partai Berkarya sebesar Rp 33 juta.

Ketua Bappilu DPD 1 Partai Golkar Lampung Tony Eka Chandra mengatakan, 95 persen dana kampanye partai Golkar merupakan sumbangan dari para caleg, dan sisanya berasal dari sumbangan pihak ketiga dalam bentuk APK.

"Hampir semuanya itu dana sumbangan dari caleg Partai Golkar sendri, persentasenya 95 persen, sisanya dari pihak ketiga, itu juga dalam bentuk APK," kata Tony.

Ketua Golkar Lampung Arinal Djunaidi Beber Hasil Pertemuan dengan Presiden dan Wapres

Saat ditanya apakah dengan dana tersebut sudah mencukupi untuk kampanye sampai April, Tony mengatakan, besar kecilnya dana kampanye ditentukan caleg sendiri, karena semakin besar kampanye yang dilakukan akan sebanding dengan pengeluarannya.

"Itu kan tergantung caleg sendiri, kalau semakin banyak kampanye maka besar juga pengeluarannya, dalam kampanye itu yang terpenting itu program yang disampaikan. Karena dana yang disampaikan ke KPU itu tidak semua dalam bentuk uang, tapi juga APK," pungkasnya.(rri)

Penulis: Romi Rinando
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved