Tribun Bandar Lampung
Warga yang Tanahnya Terkena Dampak Proyek 2 Flyover Harapkan Harga Sesuai
Pihak masyarakat yang tanah dan bangunannya terkena dampak dari proyek pembangunan flyover meminta ganti rugi yang sesuai.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Laporan Reporter Tribun Lampung Bayu Saputra
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus melakukan upaya agar dua proyek flyover kembali dibangun tahun ini.
Dilain pihak masyarakat yang tanah dan bangunannya terkena dampak dari proyek pembangunan flyover meminta ganti rugi yang sesuai.
Hi Nasmiyah (67) warga di Jalan Kapten Abdul Haq saat diwawancarai Tribun Lampung, Jumat (11/1) mengatakan kalau tanah miliknya itu memiliki lebar sekitar tiga meter dan panjang enam meter.
Kemarin sudah dua kali diukur dan tiga kali berunding dengan tokoh masyarakat sekitar bersama pihak pemkot.
Kalau dari masyarakat mintanya antara Rp 5-8 juta permeternya, tapi pemkot meminta diangka Rp 2,5 juta.
"Sangat jauh dari harga jualnya, tapi saya mengikuti rundingan atau keputusan dengan pihak warga lainnya," katanya
Dirinya masih menunggu hasil dari keputusan mengenai harga tersebut.
Memang tanah ini tidak kami jual, tapi ini kan peruntukannya bagi masyarakat luas.
Susi (45) pemilik warung di Jalan H Komarudin juga mengaku kalau dirinya belum bisa memberikan harga kepada pemkot.
• Curi Sapi, Oknum Polisi Dipecat dan Masuk Daftar Buronan
Tapi yang jelas tanah miliknya atau depan warung itu terkena, yakni panjang lima meter dan lebar empat meter.
"Kemarin sudah dikasih tanda warna putih kalau tempat saya itu kena pembangunan flyover, tapi kalau harga saya mah ikut kata bapaknya saja," katanya
Akan tetapi tanah di seberang warungnya itu permeternya dijual Rp 6 juta, dan itu untuk ukuran tanah disini .
Sekitar 74 bidang tanah dan unit bangunan milik warga terkena dampak rencana pembangunan dua flyover (jalan layang).
Puluhan bidang tanah dan unit bangunan itu tersebar di lokasi calon flyover ruas Jalan Untung Suropati-RA Basyid, Kecamatan Tanjung Senang; dan calon flyover ruas Jalan Kapten Abdul Haq-H Komarudin, Kecamatan Rajabasa.
• Tubuh Wanita Hancur Dimangsa Buaya Peliharaan Bosnya, Jenderal Polisi Terkejut