Beredar Tabloid Indonesia Barokah, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

Beredar Tabloid Indonesia Barokah, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

Beredar Tabloid Indonesia Barokah, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes
(KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHA)
Tabloid Indonesia Barokah yang diterima Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Huda, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (23/1/2019). 

Beredar Tabloid Indonesia Barokah, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebanyak 1.434 eksemplar tabloid Indonesia Barokah disita petugas Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu) Kota Tasikmalaya di Kantor Pos di Kota Tasikmalaya.

Alasan penyitaan tersebut karena isi berita di tabloid tersebut hoaks dan menyudutkan salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019.

Dari hasil penelusuran Bawaslu, sebanyak 2 karung paket berisi tabloid tersebut sudah terlanjut beredar.

Pihak Kantor Pos Tasikmalaya mengaku telah mengirimkan paket tersebut sepekan lalu.

Berikut ini fakta di balik Tabloid Indonesia Barokah di Ciamis:

1. Bawaslu temukan ribuan tabloid hoaks siap kirim

Sebanyak 1.434 eksemplar tabloid hoaks pemilihan presiden (Pilpres) bernama Indonesia Barokah disita Bawaslu Kota Tasikmalaya.

"Kami langsung menyita tabloid ini langsung di kantor pos saat akan dikirim ke alamat tertentu. Kita dapat informasi dan langsung dicek. Semuanya berjumlah 1.434 eksemplar yang siap dikirim dan masih dibungkus rapi dalam amplop besar," kata Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Ijang Jamaludin, Rabu (23/1/2019).

Bawaslu juga telah berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia Cabang Tasikmalaya dan ranting-rantingnya di wilayah Kota Tasikmalaya, untuk tidak mengirim paket berisi tabloid tersebut.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved