Grafis Tribun Lampung

Cara Membedakan Fintech Resmi dan Ilegal

Menanggapi keluhan nasabah fintech terhadap sistem penagihan yang mengintimidasi, OJK Provinsi Lampung menyarankan agar masyarakat hati-hati.

Cara Membedakan Fintech Resmi dan Ilegal
Tribun Lampung/Dodi Kurniawan
Cara membedakan fintech resmi dan ilegal. 

Cara Membedakan Fintech Resmi dan Ilegal

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Industri financial technology (fintech) kian bertumbuh pesat.

Hal ini dibarengi bertambahnya jumlah pemain yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Regulator mencatat, sampai Desember 2018, terdapat 78 perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending yang sudah mengantongi izin dan tanda terdaftar.

Telat Bayar Utang, Konsumen Fintech di Lampung Diancam Fitnah sebagai Pencuri

Menanggapi keluhan nasabah fintech terhadap sistem penagihan yang mengintimidasi, OJK Provinsi Lampung menyarankan agar masyarakat hati-hati.

OJK mengimbau warga meneliti status perusahaan fintech, sebelum melakukan peminjaman online.

Layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi memang sangat mudah untuk digunakan.

Tetapi, para nasabah juga harus teliti untuk menggunakan layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi ini.

Jangan terbujuk rayu dengan kemudahan yang ditawarkan, seperti ciri khas fintech ilegal, selalu menjanjikan kemudahan dalam memberikan pinjaman. Misalnya 15 menit pinjaman cair.

Di balik kemudahan layanan yang ditawarkan fintech ilegal  tersebut, biasanya terdapat jebakan.

Halaman
12
Penulis: dodi kurniawan
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved