Fakta Menarik Seputar Grace Natalie yang Kerap Melontarkan Pernyataan Kontroversi
Fakta Menarik Seputar Grace Natalie yang Kerap Melontarkan Pernyataan Kontroversi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Grace Natalie menjadi sosok yang kerap diperbicangan publik.
Maklum saja ketua umum PSI pernyataannya kerap mengudang kontroversi.
Ambillah contoh misalnya, soal perda syariah hingga poligami.
Jauh sebelumnya, Grace Natalie juga melayangkan sindiran tajam pada partai politik senior saat memberikan sambutan nomor urut partai politik peserta Pemilu 2019 di kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU) di Jakarta, Minggu (18/2/2018).
Berikut ini fakta seputar Grace Natalie yang dirangkum dari pemberitaan Tribunstyle.com.
1. Awal kariernya
Grace Natalie mengenyam pendidikan menengahnya di SMAK 3 BPK Penabur, Jakarta.
Setelah lulus ia mengambil jurusan akuntansi di IBII (Institut Bisnis dan Informatika Indonesia).
Awal perkenalannya dengan dunia jurnalistik adalah saat dirinya mengikuti kompetisi SCTV Goes To Campus dan meraih kemenangan untuk wilayah Jakarta.
• Ahok Keluar dari Penjara 24 Januari 2019, Grace Natalie Wakili PSI Ucapkan Selamat
• Penyebar Hoaks Foto Syur Grace Natalie Menunjukkan Jati Dirinya
• ILC TV One Selasa 12 Februari 2019 Bahas Tema Potret Hukum Indonesia 2019: Benarkah Tajam Sebelah?
• Minta Cuti karena Istri Akan Melahirkan, Zainudin Hasan: Ini Menyangkut Nyawa
• Jadwal Persib Bandung vs Arema FC di Babak 16 Besar Piala Indonesia
Ketika ditandingkan lagi di tingkat nasional, ia masuk lima besar. Dari sinilah pintu masuk ke dunia pertelevisian mulai terbuka baginya.
2. Kariernya di dunia Jurnalistik
Dari SCTV Goes to Campus ini, Grace mulai menapaki karier di dunia jurnalistik.
Setelah lulus kuliah, ia menjadi salah satu penyiar Liputan 6.
Dalam waktu tiga tahun kariernya makin menanjak dan ia sempat berpindah-pindah stasiun TV. Dari SCTV ia pindah ke ANTV, dan tak lama kemudian dari ANTV ia pindah lagi ke TVOne mengikuti seniornya, Karni Ilyas.
Ketika bekerja di TVOne ia mengikuti kursus kilat di Maastricht School of Management, Belanda dari bulan Januari hingga April 2009.