Baru Dua Menit di Dalam Indekos Janda Muda Sudah Digerebek, Begini Penjelasan Kapolsek

Baru Dua Menit di Dalam Indekos Janda Muda Sudah Digerebek, Begini Penjelasan Kapolsek

Baru Dua Menit di Dalam Indekos Janda Muda Sudah Digerebek, Begini Penjelasan Kapolsek
surya/didik mashudi
Ilustrasi - Dua pasang mahasiswa yang digerebek warga karena tinggal dalam satu kamar indekos, dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Kediri, Jumat (23/11/2018). Warga mendapatkan mahasiswi kerap bawa teman pria ke kamar indekos saat tengah malam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Kapolsek Terbanggi Besar, Komisaris Donny Hendridunand, memaparkan kronologis kasus penggerebekan palsu di kamar kos di Kampung Ono Harjo, Lampung Tengah.

Seperti diketahui, aparat Polsek Terbanggi Besar menangkap empat tersangka pemerasan terhadap korban Lukman Hakim.

Mereka adalah Berta Liana, Indra, Efendi dan Sutat.

Empat tersangka ini memeras korban dengan pura-pura menggerebek korban yang sedang berduaan dengan salah satu tersangka, bernama Berta Liana.

Donny mengatakan, pada saat itu korban datang ke kamar kos Berta di Kampung Ono Harjo, Lampung Tengah.

Korban yang memang sengaja dipancing datang ke kamar kos Berta, langsung masuk ke dalam indekos lewat pintu belakang.

Baru dua menit di dalam indekos, datang tersangka Indra dan Efendi yang pura-pura menggerebek keduanya.

Tak lama Sutat menyusul yang mengaku sebagai suami Berta. Mereka lalu memeras korban dengan meminta uang Rp 20 juta.

Goda Janda Muda Lewat FB, Pria Asal Lampung Tengah Masuk Perangkap Sindikat Kejahatan

Donny memastikan tidak ada kontak fisik antara korban Lukman Hakim dengan Berta selama di kamar indekos.

Menurut Donny, Berta dan Lukman Hakim hanya sekitar dua menit di dalam indekos.

Halaman
1234
Penulis: syamsiralam
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved