Tribun Lampung Tengah

Pengedar Sabu Dibekuk Aparat Polres Lampung Tengah Saat Nunggu Pembeli

Polres Lampung Tengah menyergapnya sedang menunggu seseorang di pinggir jalan di Kecamatan Seputih Agung

Pengedar Sabu Dibekuk Aparat Polres Lampung Tengah Saat Nunggu Pembeli
ISTIMEWA
Iskandar dan barang bukti yang disita aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Iskandar (40), tak bisa berkutik saat petugas Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lampung Tengah menyergapnya sedang menunggu seseorang di pinggir jalan di Kecamatan Seputih Agung, Sabtu 30 Maret 2019 dini hari.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah Iptu Dailami mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, Minggu 31 Maret 2019 menjelaskan, sebelum melakukan penangkapan, jajarannya telah melakukan pengintaian.

"Kami mendapatkan laporan masyarakat bahwasanya Iskandar kerap melakukan transaksi narkoba, khususnya jenis sabu," terang Iptu Dailami.

Saat dilakukan pengintaian, Iskandar pergi dari Kecamatan Anak Tuha ke Kecamatan Seputih Agung tepatnya di Kampung Endang Rejo, sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu polisi sudah mengikuti Iskandar.

"Tersangka berdiri di pinggir jalan, terlihat seperti menunggu seseorang. Tak lama dari itu kami lakukan penangkapan," jelasnya.

Penggeledahan dilakukan, dan di tangan kanannya tampak memegang satu bungkus kotak rokok.

Setelah dibuka, di dalam kotak rokok didapati lima bungkus plastik klip bening yang berisi bubuk kristal sabu.

Iskandar membenarkan, bahwa lima paket kecil sabu yang didapati dari dalam kotak rokok yang ia pegang adalah miliknya.

Edarkan Sabu-sabu, Nelayan di Kota Karang Ditangkap Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Lampung

Rencananya, sabu akan dijual kepada orang lain di Seputih Agung.

"Barang dapat dari teman di Anak Tuha. Satu paket kecil untuk dijual lagi seharga Rp 150 ribu," katanya yang mengaku sudah mengedarkan sabu sejak beberapa bulan terakhir.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, Iskandar dijerat dengan pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara.

(Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved