Member Komunitas Lampung BMX Senang Lakukan Trik Ekstrem
Mengayuh sepeda sembari melakukan beberapa trik ekstrem menjadi ciri khas member komunitas Lampung BMX.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: martin tobing
Laporan Wartawan Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mengayuh sepeda sembari melakukan beberapa trik ekstrem menjadi ciri khas member Lampung BMX.
Anggota Lampung BMX Deny Adam mengatakan, komunitas ini bergerak bidang ekstrem sport.
Konsepnya, mengayuh sepeda sekaligus melakukan atraksi sepeda ekstrem
"Dengan melakukan atraksi ekstrem itu, olahraga sepeda terasa seperti ada sensasinya. Tidak hanya sekedar gowes keliling seperti yang dilakukan kebanyakan orang," ujarnya.
Para member komunitas ini rutin berlatih setiap Sabtu malam di Lampung Elephant Park.
Menurut Deny, bagi yang ingin berlatih sepeda atraksi ada risiko jatuh dari sepeda.
• Komunitas Kepo Baca Lampung Gencar Layani Pinjam Buku Gratis ke Masyarakat
"Tapi cedera itu jangan sampai mematahkan semangat dan kemauan untuk berlatih. Saya menemukan beberapa orang yang jatuh sedikit langsung menyerah," katanya.
Selain latihan, biasanya anggota Lampung BMX rutin berkumpul sharing seputar trik dan sepeda.
Misal masalah-masalah yang sering terjadi pada sepeda dan bagaimana cara setting sepeda agar nyaman saat atraksi.
Bendahara Lampung BMX Jemi Rahma Wijaya menyatakan, setting sepeda hal penting sebelum melakukan atraksi.
"Settingnya sesuai kenyamanan pemilik sepeda. Kalau ada anggota yang tidak tahu cara setting, antar anggota dengan senang hati akan membantu," jelasnya.
• Komunitas Double Cabin Indonesia Chapter Promosi Wisata Lampung via Offroad
Setting disarankan setiap dua minggu sekali. Itu karena, setelah melakukan atraksi, sepeda mengalami masalah seperti ada bunyinya. Setting juga harus dilakukan sebelum mengikuti kompetisi.
Beberapa kali para anggota mengikuti kompetisi di luar kota di Palembang, Jakarta, dan Bandung.
"Diantara tiga lokasi itu kami hanya mendapatkan juara di Palembang. Tapi setidaknya kami mendapatkan pengalaman dari kompetisi itu," ujar Jemi.
Kegiatan lain komunitas ini adalah gowes keliling beberapa ruas jalan di Bandar Lampung. Waktunya berdasarkan kesepakatan bersama. (*)