Lifestyle
Anak Muda Bandar Lampung Sebut Batik Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan
Menurut Putri Nabila Reta Hari Batik Nasional adalah momen untuk mengingat bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan.
Penulis: Bintang Puji Anggraini | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Saat ini batik diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia, batik juga merupakan identitas bangsa Indonesia yang telah menyatu dalam kehidupan sehari-hari.
Lalu, bagaimana anak muda Bandar Lampung memaknai Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober?
Putri Nabila Reta (22) menjelaskan bahwa Hari Batik Nasional adalah momen dimana kita mengingat bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan dan dikenakan.
“Menurut aku batik itu seperti sebuah identitas, karena batik memiliki corak dan pola yang berbeda-beda di tiap daerah di Indonesia, ini seperti mencerminkan identitas tiap keberagaman Indonesia. Hari Batik Nasional adalah momen kita mengingat bahwa batik adalah warisan buaya yang perlu dilestarikan,” ucapnya, Rabu (24/9/2025).
“Aku sangat suka memakai batik, biasanya saya pakai untuk kuliah atau ketika ada acara-acara besar seperti acara formal ataupun semi formal,” tambahnya.
Karena kecintaannya terhadap baju batik, dirinya memiliki beberapa baju batik dengan motif-motif yang tidak terlalu mencolok.
“Biasa saya gunakan motif batik yang tidak terlalu mencolok untuk kuliah atau acara non formal, dan untuk yang bermotif mencolok saya pakai ketika acara-acara lebih formal, resmi, dan cenderung besar,” tambahnya.
Menurutnya batik bisa digunakan oleh semua usia mulai dari anak muda hingga yang sudah berumur.
“Batik sangat cocok dipakai di berbagai generasi, karena zaman juga sudah semakin modern dan serba up to date dan model-model batik sudah beragam,” jelasnya.
“Menurut saya untuk lebih mengenalkan batik ke generasi muda bisa dimulai dari beberapa influencer dengan memakai style ala kebaya dipadukan fashion zaman kini,” ungkapnya.
"Sehingga beberapa generasi muda yang suka scroll sosmed bisa melihat dan nantinya akan ikut-ikutan berpakaian tersebut,” tambah dara yang mengaku memiliki kain batik warisan keluarga.
Senada, Melia Agustin (22) mengatakan bahwa hari Batik Nasional merupakan momen penting untuk mengingatkan kita bahwa batik bukan hanya sekadar kain, tapi juga identitas bangsa dan warisan budaya Indonesia yang harus dijaga.
“Saya suka memakai batik karena bisa dipakai di berbagai suasana, baik formal maupun santai, tergantung model dan motifnya,” katanya.
Ia mengaku memiliki lebih dari 10 koleksi baju batik dan beberapa merupakan warisan dari orang tuanya.
“Saya punya beberapa baju batik kurang lebih ada 10an, dan ada juga kain batik dari orang tua yang masih saya simpan sebagai kenangan,” ungkapnya.
| Film Agak Laen 2 Curi Perhatian Publik, Yasmin Kais Ismail: Komedinya Unik |
|
|---|
| Tips Mix and Match Anting Hijab untuk Hijab Polos dan Bermotif |
|
|---|
| Tren Anting Hijab di Kalangan Anak Muda Bandar Lampung, Ayunda: Bikin Look Lebih Rapi |
|
|---|
| Owner Ninda Tapis Sebut Minim Minat Anak Muda Menyulam Tapis |
|
|---|
| Baju Wastra Lampung, Nafisa Ulfia Risqi: Anggun dan Modern |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/anak-muda-bandar-lampung-maknai-hari-batik-nasional.jpg)