Istri Tak Mau Elus Perut Suami, Berakhir Tragis Gara-gara Gagal Bercinta

Istri Tak Mau Elus Perut Suami, Berakhir Tragis Gara-gara Gagal Bercinta

SHUTTERSTOCK / Kompas.com
Ilustrasi . Istri Tak Mau Elus Perut Suami, Berakhir Tragis Gara-gara Gagal Bercinta 

Istri Tak Mau Elus Perut Suami, Berakhir Tragis Gara-gara Gagal Bercinta

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang istri dibacok suami gara-gara menolak permintaan sang suami agar mengelus-elus perutnya. Penganiayaan bahkan dilakukan di depan kedua anaknya yang masih anak-anak.

Menurut pengakuan suami yang bernama Anton Nuryanto (37), permintaannya kepada Fz (34), istrinya, untuk mengusap-usap perutnya itu bertujuan sebagai pemanasan agar bisa berhubungan intim.

Karena istrinya menolak mengusap-usap perutnya, Anton naik pitam dan membacoknya berkali-kali.

Peristiwa sadis pada Jumat (5/6/2019) tersebut sontak menghebohkan warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, bahkan sempat menggorok leher istrinya menggunakan golok.

Suami Polwan Tuti yang Bantu Gembong Narkoba Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Anton tega membacok dan menggorok leher istrinya berinisial Fz (34), karena ajakan untuk berhubungan intim ditolak mentah-mentah oleh sang istri.

 Awalnya Cuma Ingin Mencuri, 2 Remaja Malah Tergoda hingga Memperkosa dan Bunuh Korbannya

 Suami Mengaku Hamili Wanita Lain, Istri Perintahkan Selingkuhan Habisi Sang Suami

“Perkaranya sepele, mereka ingin berhubungan badan, tetapi istrinya diminta tidak mau,” kata Supriyanto di Mapolsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin. 

Penelusuran WartaKotaLive (Grup tribunlampung.co.id), Anton Nuryanto menggorok leher istrinya dengan memakai sebilah golok.

Aksinya tersebut dilakukan di depan anaknya.

“Iya (gorok istri di depan anak) karena mereka tidur di kontrakan petak gitu, di atas loteng,” ujar Supriyanto.

Detik-detik Anton Bacok Istrinya karena Menolak Bercumbu, Awalnya ke Perut lalu Leher
Detik-detik Anton Bacok Istrinya karena Menolak Bercumbu, Awalnya ke Perut lalu Leher (kompas.com)

Pada saat kejadian tersebut, kedua anak Anton yang masih berusia 14 tahun dan 7 tahun hanya bisa terdiam saat melihat ayahnya melukai ibunya dengan menggunakan sebilah golok.

“Anaknya diam saja, nggak bisa apa-apa,” kata Supriyanto.

Tidak lama berselang, Anton berusaha melarikan diri.

Namun, korban yang masih sadarkan diri berteriak hingga menyita perhatian warga sekitar kontrakannya.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved